Showing posts with label PSSI. Show all posts
Showing posts with label PSSI. Show all posts

Friday, March 16, 2012

PSSI Lagi Galau

Rekonsialisi, Merger klub, Penggabungan kompetisi dan carut marut timnas indonesia adalah bagian dari keGALAUan PSSI selama ini, padahal PSSI baru saja dipimpin oleh pemimpin yang baru yang tentu memiliki visi dan misi yang jelas memajukan sepakbola indonesia tapi buktinya mana? ngurus organisasinya ga karuan, jangankan punya Timnas yang disegani oleh lawan berbenah diri untuk kepentingan organisasi aja kagak becus. Mungkin pecinta sepakbola tanah air sudah bosen mendengar dan melihat konflik yang ada didalam PSSI, disaat bangsa indonesia mengharapkan prestasi sepakbola dan adanya perbaikan justru PSSI sendiri yang mulai menghapus kepercayaan masyarakat terhadap kinerja PSSI. Sungguh ironi bagi persepakbolaan indonesia, lalu sampai kapan masalah yang ada didalam PSSI bisa selesai? mungkin butuh ilmu pengetahuan baru untuk menyelesaikannya.. ahhahahaaa.. Sekarang kompetisi sudah menjadi milik 2 orang, 2 partai ISL milik Bakrie dan IPL milik Panigoro, coba kita telaah lebih dalam tentang hal itu. Yang ngurus PSSI tidak pernah bermain bola dan mereka tidak akan pernah mengerti bagaimana perasaan pemain bola, para pemain mendapatkan nafkah dari sepakbola dan karena sepakbola lah mereka hidup. Pikirkanlah PSSI sepakbola itu milik kita semua bukan milik salah satu pihak, dua pengusaha yang menguasai 2 kompetisi di indonesia juga harus sadar diri dan mengerti dengan hal ini jangan mementingkan golongan PSSI harus netral dari partai, politik, individualisme dan harus memiliki wewenang penuh untuk fokus terhadap persepakbolaan di indonesia. Berhentilah GALAU PSSI karena galau akan menambah beban bagi persepakbolaan indonesia. Read More...

Saturday, October 29, 2011

Stadion sepakbola adalah Tempat Serbaguna di Indonesia

Banyak hal lucu dan kadang gak masuk akal di indonesia termasuk dunia sepakbola dari urusan konflik PSSI, Dualisme pengurus Tim serta penggunaan stadion sepakbola untuk acara konser, kampanye partai2 busuk di indonesia. Mungkin kita tidak banyak tau tentang penggunaan stadion sepakbola sebagai kampanye, acara ultah partai2 goblok itu. Apakah orang yang berpendidikan itu tidak tau stadion sepakbola itu untuk apa? apakah mereka tidak peduli tentang kerusakan stadion akibat ulahnya? Nggak dirusak pun Stadion di indonesia sudah rusak pak bu jadi tolong jangan diperparah dengan adanya acara2 selain sepakbola yang diselenggarakan di stadion sepakbola, Pantas rumput stadion di indonesia jarang bagus dan terkesan seperti rumput yang biasa digunakan pada pertandingan TARKAM..!!! Hebatnya para petinggi PSSI seakan tidak peduli akan hal itu, duit kah masalah utamanya? hah!! ga tau lagi dah kalo hal ini berkelanjutan padahal dalam hitungan minggu SUGBK akan menjadi venue Sea Games, pesta Olahraga terbesar di Asean. #Parah Read More...

Tuesday, October 18, 2011

Ada Apa Lagi dengan PSSI

Baru beberapa bulan yang lalu revolusi dilakukan dikubuh PSSI, organisasi sepakbola tertinggi diindonesia yang memiliki wewenang menjalankan tugas untuk mengurus sepakbola indonesia sudah melakukan beberapa mis. Kompetisis yang ruwet, kepengurusan yang ga karuan, menurut saya PSSI direvolusi menjadi LPI (liga primer indonesia) karena banyak klub yang jelas2 dirugikan oleh PSSI, contohnya banyak klub baru yang lolos verifikasi meskipun banyak klub lama yang sudah mengikuti liga dari liga sebelumnya, ada apa sebenarnya? mengapa semua harus dimulai dari awal? kenapa mereka tidak berpikir untuk mengembangkan dan membenahi semua yang sudah ada. AFC memiliki standar untuk setiap tim yang mengikuti sebuah liga, yaitu tim harus memiliki administrasi,officer dll untuk syarat tersebut PSSI memang menanggapi dengan serius namun ada beberapa hal yang mestinya tidak dilakukan PSSI, seperti Persema,persebaya & Persibo mereka keluar dari anggota PSSI tapi sekarang diakui kembali oleh PSSI, mengapa? Apa alasan & pertimbangan PSSI, jelas2 mereka sudah melanggar dan menyatakan keluar sebagai anggota PSSI. Kapan sepakbola kita mau maju kalau kejadian seperti ini terus berulang, liga pun sekarang masih terganjal dengan masalah jadwal belum lagi ditambah banyak skandal verifikasi klub serta banyak lagi hal2 yang ga masuk akal menurut saya. PSSI PSSI kenapa kalian tidak bisa memegang amanah untuk memajukan sepakbola indonesia.. wis wis.. Read More...

Kisruh Kompetisi Liga Indonesia

Jak Online- Manager Meeting Kami 14/10/11 yang awalnya beragendakan pembahasan jadwal untuk kompetisi musim 2011-2012 berubah menjadi agenda permintaan klub-klub untuk mendengarkan laporan pertanggung jawaban PT. LIga Indonesia sebagai penyelenggara liga dimusim 2010-2011. Klub-klub peserta ISL musim lalu meminta PSSI untuk menghadirkan Djoko Driyono sebagai Direktur PT. Liga Indonesia untuk memberikan laporan pertanggung jawaban kompetisi musim lalu. Hal ini sempat ditolak oleh Farid Rachman wakil ketua PSSI. Farid beranggapan PSSI sudah berupaya menghubungi Djoko Driyono tetapi tidak pernah ada respon Namun anggota klub terus meminta PSSI untuk menghubungi Djoko Driyono, dan akhirnya Djoko Driyono pun dihubungi, tak lama berselang Djoko Driyono hadir di lokasi. Dengan gamblang Djoko Driyono menjelaskan bahwa PT. Liga Indonesia siap menjadi penyelenggara liga dimusim 2011-2012, lebih lanjut Djoko sudah menyiapkan jadwal kompetisi baik untuk 18 peserta maupun 24 peserta. Hal ini sempat mendapatkan perdebatan alot dari klub-klub di manager meeting tersebut, yang akhirnya membuat hasil manager meeting tidak satu suara, dimana dari hasil manager meeting 14 Klub meminta PSSI tetap melaksanakan amanat kongres PSSI di Bali dimana hasil dari kongres itu menjalankan kompetisi dengan 18 team, dan PT. Liga Indonesia sebagai penyelenggara liga. 10 Klub lainnya tetap melanjutkan dengan rencana awal di IPL Lebih lanjut 14 klub menjelaskan penunjukan PT. Liga Prima Sportindo sebagai badan penyelenggara liga tidak sesuai dengan amanat kongres, belum lagi saham dari PT. Liga Prima dimana 70% dimiliki Djohar Arifin, dan 30% dimilikiFarid Rachman, darimana ceritanya suatu badan penyelenggara liga sahamnya dimiliki oleh Ketua, dan wakil ketua Federasi. PT. Liga Prima yang baru didirikan PSSI beberapa pekan silam untuk mengelola liga ternyata belum punya lisensi untuk mengelola kompetisi dari AFC, hal ini yang juga memperkuat 14 klub untuk tetap berpatokan terhadap hasil kongres di Bali. Setelah manager meeting selesai, dari awal 14 klub yang menyatakan tetap berkompetisi di ISL, yang sudah menyatakan dengan resmi dengan tanda tangan menjadi 12 klub, 2 Klub masih berbentuk lisan. Persija sendiri dibawah pimpinan Ferry Paulus kemungkinan besar juga akan merapat ke 14 Klub tersebut, karena itu sesuai dengan peserta kompetisi musim lalu, dimana PT. Persija Jaya Jakarta yang menjadi administratur Persija dimusim 2010-2011 Sampai tulisan ini diturunkan, pertandingan hari ini, antara Persib vs Semen Padang yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat Bandung sebagai laga pembuka kompetisi, statusnya masih belum jelas, apakah laga resmi atau hanya sebatas ujicoba. Masih banyak persoalan yang belum selesai seperti pemain – pemain yang diturunkan sendiri belum didaftarkan, belum jelas surat KITAS, dan ITC nya. Semoga segala bentuk permasalahan yang ada di Sepakbola Indonesia segera bisa terselesaikan denhan baik, terutama hal yang mendesak penyelesaian masalah kompetisi untuk sepakbola Indonesia yang lebih baik Read More...

Tuesday, August 16, 2011

Syamsir Alam & Mochammad Zainal Haq Masuk Proyeksi Rahmad Darmawan


Pelatih kepala timnas U-23 Rahmad Darmawan mengungkapkan, dua pemain tim S.A.D. Indonesia yang sedang magang di PeƱarol, Syamsir Alam dan Mochammad Zainal Haq, masuk ke dalam proyeksinya untuk memperkuat tim Garuda Muda di SEA Games 2011 nanti. Menurut Rahmad, dirinya sudah memberikan rekomendasi kepada manajer timnas Arya Abhiseka mengenai keinginannya memasukkan Syamsir dan Zainal Haq ke dalam skuad timnas U-23.
“Saya sudah rekomendasi dua nama itu kepada manajer timnas, Arya, jadi kita masih menunggu kabar dari PSSI. Dua nama itu masuk dalam proyeksi saya, tapi semua bergantung pada kondisi nanti seperti apa,” ungkap RD, sapaan Rahmad, melalui percakapan ponsel dengan pemimpin redaksi GOAL.com Indonesia Bima Said.
Read More...

Timnas Senior Akan Berlatih Di Jordania

Timnas Senior akan berangkat ke Jordania pada tanggal 24 Agustus mendatang. Ketua umum PSSI Djohar Arifin Husein memastikan timnas Indonesia Pra-Piala Dunia akan digembleng di negara Jordania, mengingat PSSI memiliki hubungan kerjasama dengan negara tersebut.

Timnas Senior akan ke Jordania pada 24 Agustus mendatang. Di sana mereka akan ditempa dalam sebuah camp," ungkapnya.

Keberangkatan Firman Utina dan kawan-kawan ke Jordania tersebut hanya dua hari setelah laga uji coba menghadapi Palestina di stadion Manahan Solo.
"Pada 24 Agustus pagi mereka ke Jakarta, dan pada sore harinya berangkat ke Jordania," ujarnya.

Selain itu, Djohar mengatakan, berbagai agenda persiapan dan ujicoba timnas telah disusun PSSI mulai dari Timnas U-16, U-19, U-23 dan Tim Senior.

Read More...

Wednesday, August 03, 2011

Liga Indonesia Berpeluang Digelar Awal Oktober

PSSI telah menyiapkan timeline persiapan kompetisi musim 2011/12 yang direncanakan akan digelar pada tanggal 8 Oktober. Kompetisi Sepakbola profesional Indonesia dengan format baru kemungkinan akan dapat digelar pada awal bulan Oktober mendatang, atau lebih tepatnya pada tanggal 8 Oktober. Rencana tersebut terungkap pada workshop format kompetisi yang dihadiri oleh perwakilan AFC dan perwakilan klub Superliga Indonesia dan klub Divisi Utama Liga Indonesia.

Read More...

Thursday, July 28, 2011

Indonesia Ciptakan Sejarah Lolos ke fase Grup pra-kualifikasi PD 2014

Indonesia berhasil mengalahkan Turkmenistan dan Indonesia menciptakan sejarah berlaga di fase grup menghadapi langganan putaran final Pra Piala Dunia zona Asia. Pada Pra Piala Dunia 2010, hanya dua negara ASEAN saja yang berlaga di putaran ketiga, yakni Thailand dan Singapura. Sukses mengalahkan Turkmenistan membuat Indonesia bersaing bersama raksasa Asia di putaran tiga. 
Indonesia berhasil merebut tiket ke putaran tiga Pra Piala Dunia 2014 zona Asia setelah dalam pertandingan leg kedua putaran kedua mengalahkan Turkmenistan 4-3 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Kamis (28/7) malam WIB.

Kemenangan itu membuat Indonesia meraih kemenangan agregat 5-4 atas Turkmenistan, karena di leg pertama yang berlangsung di Stadion Olympic bermain imbang 1-1. Indonesia pun masuk putaran tiga untuk bersaing dengan raksasa Asia seperti Jepang, Korea Selatan, Korea Utara, dan Australia.

Read More...

Wednesday, May 25, 2011

Jangan Renggut Mimpi kami !!

Ini adalah sebuah cerita ataupun curhatan seorang calon bintang masa depan indonesia yaitu Syamsir Alam
Kepada yang terhormat bapak-bapak anggota PSSI
Ini mungkin curhatan atau isi hati kami sebagai anak bangsa.Kami baru saja ingin memetik atau mewujudkan mimpi kami. Sepakbola adalah mata pencaharian kami untuk menghidupkan keluarga kami, dan untuk mewujudkan mimpi kami bermain di Piala Dunia. Kami berlatih bersimbah keringat dan bahkan terkadang bertumpah darah pun kami alami. Tetapi sekarang kenapa ada orang-orang yang hanya mementingkan kepentingan pribadinya masing-masing sehingga merusak mimpi jutaan anak Indonesia.

Apakah kami pantas mendapatkan itu? Apakah ada orang yang pantas merenggut mimpi kami?

Mungkin sebagai seorang remaja muda, saya tidak mengetahui banyak hal, tetapi kenapa bapak-bapak harus berdebat sampai bercekcok mulut ketika ada kongres yang bisa menjadi sarana bagi kita bekerja sama dan bergotong royong untuk membangun sepakbola?
Padahal, kebangkitan sepakbola kita baru saja hendak dimulai. Tolong, jangan ambil mimpi kami, bapak-bapak yang saya hormati. Lihatlah ke arah kami sedikit, bayangkan jika bapak-bapak berada di posisi kami. Bayangkan betapa getirnya perasaan anak remaja yang baru saja ingin meraih mimpi, tetapi kemudian direbut oleh orang-orang yang haus kedudukan.

Kami tidak pantas mendapatkannya. Sebagian dari kami akan hidup dari sepakbola, dan jika harus begini apa yang dapat kami lakukan kelak. Barangkali bapak-bapak tidak menghiraukannya, tetapi tolonglah berpikir dengan hati nurani yang jernih. Kami sudah mengorbankan banyak hal untuk mencapai mimpi. Kami tinggalkan sekolah kami, keluarga kami, melewatkan masa-masa muda kami untuk meraih mimpi dan mengabdi kepada bangsa dan tanah air yang tercinta ini.

Sekali lagi, JANGAN RENGGUT MIMPI KAMI!"
mimpi pemain indonesia adalah mimpi kami sebagai suporter setia indonesia, kami ingin terus melihat Indonesia maju di bidang persepakbolaan, perih jika Indonesia terus begini, harusnya kita satukan tekat demi INDONESIA,,,,
Read More...

Tuesday, April 26, 2011

PSSI Jadi Panggung Politik

Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung menilai Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah menjadi panggung politik menyusul kemelut yang terjadi pada pemilihan ketua umum PSSI periode 2011-2015 yang berlarut-larut sampai saat ini.

"Siapa pun yang saat ini menyatakan siap menjadi calon ketua umum PSSI akan mendapat cukup banyak. Ini dimanfaatkan menjadi panggung politik," kata Pramono Anung.

Menurut Pramono, hal tersebut terjadi karena manuver politik dalam pemilihan ketum PSSI lebih mendominasi daripada kerja pemilihannya. Oleh karena itu, Pramono mengusulkan sebaiknya calon ketum PSSI adalah figur yang gila bola tetapi juga memiliki waktu dan kompetensi untuk memimpin PSSI. Pramono sangat menyayangkan apabila PSSI nanti dipimpin oleh politisi yang tidak memiliki minat besar di dunia sepakbola dan juga tidak memiliki banyak waktu untuk mengurus olahraga yang digemari mayoritas masyarakat di dunia tersebut.

"Saya sendiri gila bola. Tapi saya mengukur baju saya. Saya menyadari bukan dunia saya dan saya tidak memiliki waktu banyak untuk mengelolanya," kata Pramono.
Read More...

Thursday, April 07, 2011

Ada apa dengan PSSI

Ya seperti yang telah kita ketahui bahwa sepakbola indonesia sedang mengalami masalah yang sangat serius, Kisruh PSSI dan sejumlah masalah yang membuat tambah kisruhnya PSSI. Nurdin Halid sebagai ketum banyak menerima kritikan karena dianggap tidak becus mengurus PSSI dan nurdin pun selalu mengelak dan bersikeras untuk tetap memimpin PSSI. FIFA, badan tertinggi sepakboloa dunia sampai mengluarkan keputusan yang menganggap bahwa PSSI dalam kepengurusan nurdin halid tidak diakui. Ada apa dengan PSSI sebenarnya? mulai dari kongres yang kisruh, demo menetang nurdin halid, intervensi pemerintah dan lain sebagainya membuat pecinta sepakbola ditanah air sangat kecewa dan memunculkan banyak tanda tanya, mengapa bisa demikian. Harusnya PSSI bisa berfikir tentang bagaimana untuk memajukan sepakbola indonesia bukan meributkan masalah yang justru berkepanjangan dan membuat sibuk untuk mengurus Induk organisasi saja. Berapa tahun timnas tidak mendapatkan gelar, tidak pernah menjadi no. 1 di asean dan semakin terpuruk di beberapa aspek seperti LIGA yang harusnya menjadi ajang untuk menjadikan bibit timnas yang berkualitas tetapi kurang berjalan dengan baik. dengan adanya keputusan fifa kita berharap kepada para komite normalisasi agar dapar menyelesaikan masalah ini secepatnya dan bisa membuat agenda untuk PSSI agar lebih mementingkan sepakbola daripada memikirkan hal2 yang tidak penting seperti yang sedang terjadi. PSSI seakan-akan milkik keluarga bakrie, dan saya pikir orang politik tidak seharusnya mengurus sepakbola. Semoga PSSI ke depan bisa lebih baik lagi dan mendatangkan prestasi yang membanggakan bagi Indonesia. Read More...

Tuesday, February 22, 2011

Demo Tolak Nurdin dimana-mana

Menjelang digelarnya kongres 4 tahunan PSSI dan pergantian ketua umum PSSI, banyak pihak yang menyatakan keberatan terhadap berbagai keputusan yang membuat berbagai lapisan masyarakat melakukan Demo Untuk revolusi dan menghentikan segala sandiwara yang dilakukan PSSI. Satu yang sangat banyak sekali diperbincangkan adalah demo tolak nurdin ada dimana-mana, ya banyak pihak yang tidak suka ataupun kontra terhadap kepemimpinan nurdin. Setelah Arifin Panigoro dan George Toisuta Gagal dalam verifikasi calon ketum PSSI yang baru, makin marak demo yang terjadi di beberapa kota di indonesia. Dijakarta, beberapa aliansi suporter dan organisasi bahkan grup band Slank pun ikut demo menuntut adanya reformasi di kubuh PSSI. Selain di Jakarta, aksi unjuk rasa menolak kepemimpinan Nurdin Halid di PSSI berlangsung serentak di sejumlah kota Indonesia hari ini.

Di Surabaya, puluhan masyarakat pecinta sepakbola membawa sejumlah spanduk dan poster kecaman terhadap Nurdin, dan selanjutnya menyegel kantor sekretariat PSSI Jawa Timur

Aksi menuntut Nurdin mundur juga digelar di Aceh. Puluhan pemuda yang tergabung dalam Masyarakat Aceh Pencinta Sepak Bola [MAPS] berunjuk rasa di Bundaran Simpang Lima Banda Aceh. Mereka menolak Nurdin kembali dicalonkan sebagai ketua umum PSSI periode 2011-15.

Sedangkan di Solo sekelompok massa yang menamakan diri sebagai komunitas pecinta sepak bola Solo [KPSBS] menggelar aksi di Bundaran Geladak menuntut tim komite pemilihan PSSI untuk mengakomodir semua calon ketua umum dan jangan diskriminasi.

di Pontianak, puluhan suporter melakukan unjuk rasa di Tugu Digulis Universitas Tanjungpura menolak pencalonan Nurdin Halid sebagai Ketua Umum PSSI periode 2011-15. Unjuk rasa tersebut dilakukan agar PSSI ke depannya tidak lagi menjadi sarang mafia.

Aksi serupa juga terjadi di Makassar dan Salatiga. 30 anggota Aliansi Pecinta Sepakbola Makassar [Acikola] menggelar aksi di bawah Fly Over Urip Sumoharjo. Sedangkan Masyarakat Salatiga Peduli PSSI [MSPP] melakukan aksinya di depan kantor KONI/KOI setempat.

Selain orasi menolak hasil verifikasi, mereka juga melakukan aksi pengumpulan tandatangan pada spanduk sebagai bentuk penolakan.




Read More...

Slank Ikut Demo Tolak Nurdin

Grup Band Slank terus memperlihatkan konsistensinya menolak keberadaan status quo di tubuh PSSI. Sejumlah personil Slank tampak terlihat bergabung dengan ratusan suporter yang berunjuk rasa di sekretariat PSSI di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta pagi ini. Salah satu persinel Slank Rdiho Hafidz mengatakan, dirinya dan pecinta sepakbola nasional selama ini telah dibodohi pengurus PSSI pimpinan Nurdin Halid. Menurut Ridho, banyak statuta FIFA yang telah dibelokkan, sehingga hanya menguntungkan pengurus PSSI saat ini.
“Selama ini kita telah banyak dibodohi. Semuanya ingin perubahan. Kita bandingkan dengan kepengurusan Azwar Anas. Mereka mundur dengan terhormat saat mengalami kegagalan,” cetus Ridho.

Ridho mengungkapkan, Slank tidak memihak kepada organisasi atau kelompok tertentu yang menginginkan perubahan di tubuh PSSI. Slank bersikap seperti Indonesia Corruption Watch [ICW] yang bersikap netral.

Ditambahkan, sejumlah rencana sudah disiapkan Slank untuk meningkatkan kepedulian terhadap sepakbola di kalangan selebritis. Mereka akan menggelar pertemuan dalam bentuk diskusi.

“Rencana konser kepedulian juga dirancang. Yang jelas, mereka yang datang ke forum diskusi tidak boleh membawa bendera tertentu,” tegas Ridho.
Semoga apa yang dilakukan Grup band slank ini bisa membawa perubahan dan bisa memberi semangat untuk terus menyerukan suaranya untuk memajukan dan mereformasi PSSI.

Sumber: Goal.com
Read More...