Rekonsialisi, Merger klub, Penggabungan kompetisi dan carut marut timnas indonesia adalah bagian dari keGALAUan PSSI selama ini, padahal PSSI baru saja dipimpin oleh pemimpin yang baru yang tentu memiliki visi dan misi yang jelas memajukan sepakbola indonesia tapi buktinya mana? ngurus organisasinya ga karuan, jangankan punya Timnas yang disegani oleh lawan berbenah diri untuk kepentingan organisasi aja kagak becus. Mungkin pecinta sepakbola tanah air sudah bosen mendengar dan melihat konflik yang ada didalam PSSI, disaat bangsa indonesia mengharapkan prestasi sepakbola dan adanya perbaikan justru PSSI sendiri yang mulai menghapus kepercayaan masyarakat terhadap kinerja PSSI. Sungguh ironi bagi persepakbolaan indonesia, lalu sampai kapan masalah yang ada didalam PSSI bisa selesai? mungkin butuh ilmu pengetahuan baru untuk menyelesaikannya.. ahhahahaaa.. Sekarang kompetisi sudah menjadi milik 2 orang, 2 partai ISL milik Bakrie dan IPL milik Panigoro, coba kita telaah lebih dalam tentang hal itu. Yang ngurus PSSI tidak pernah bermain bola dan mereka tidak akan pernah mengerti bagaimana perasaan pemain bola, para pemain mendapatkan nafkah dari sepakbola dan karena sepakbola lah mereka hidup. Pikirkanlah PSSI sepakbola itu milik kita semua bukan milik salah satu pihak, dua pengusaha yang menguasai 2 kompetisi di indonesia juga harus sadar diri dan mengerti dengan hal ini jangan mementingkan golongan PSSI harus netral dari partai, politik, individualisme dan harus memiliki wewenang penuh untuk fokus terhadap persepakbolaan di indonesia. Berhentilah GALAU PSSI karena galau akan menambah beban bagi persepakbolaan indonesia. Read More...
Friday, March 16, 2012
Tuesday, November 29, 2011
Sepakbola Usia Dini Di Indonesia
Sepakbola indonesia sedang dalam perkembangan, sepakbola negara kita masih belum bisa dikatakan bagus karena belum menunjukkan prestasi yang membanggakan tapi negara kita memiliki tekad yang kuat dan semangat yang tinggi. Dalam beberapa event terakhir yang dilakoni timnas Indonesia baik senior maupun junior (U-23), untuk timnas U-23 yang baru saja meraih medali perak di ajang sea games menorehkan prestasi yang luar biasa menurut saya walaupun tidak meraih emas namun permainan mereka bagitu menghibur dibandingkan dengan timnas senior yang gagal total di kualifikasi PD 2014 tanpa meraih 1 poin pun. Apa yang menjadi kendala dengan semua ini? pemain, pelatih atau apalah yang menjadi alasan buruknya prestasi timnas senior. Football Blog memiliki pendapat ataupun hanya sekedar saran saja yang akan saya utarakan dalam football blog ini.
Read More...
Tuesday, October 18, 2011
Ada Apa Lagi dengan PSSI
Baru beberapa bulan yang lalu revolusi dilakukan dikubuh PSSI, organisasi sepakbola tertinggi diindonesia yang memiliki wewenang menjalankan tugas untuk mengurus sepakbola indonesia sudah melakukan beberapa mis. Kompetisis yang ruwet, kepengurusan yang ga karuan, menurut saya PSSI direvolusi menjadi LPI (liga primer indonesia) karena banyak klub yang jelas2 dirugikan oleh PSSI, contohnya banyak klub baru yang lolos verifikasi meskipun banyak klub lama yang sudah mengikuti liga dari liga sebelumnya, ada apa sebenarnya? mengapa semua harus dimulai dari awal? kenapa mereka tidak berpikir untuk mengembangkan dan membenahi semua yang sudah ada. AFC memiliki standar untuk setiap tim yang mengikuti sebuah liga, yaitu tim harus memiliki administrasi,officer dll untuk syarat tersebut PSSI memang menanggapi dengan serius namun ada beberapa hal yang mestinya tidak dilakukan PSSI, seperti Persema,persebaya & Persibo mereka keluar dari anggota PSSI tapi sekarang diakui kembali oleh PSSI, mengapa? Apa alasan & pertimbangan PSSI, jelas2 mereka sudah melanggar dan menyatakan keluar sebagai anggota PSSI. Kapan sepakbola kita mau maju kalau kejadian seperti ini terus berulang, liga pun sekarang masih terganjal dengan masalah jadwal belum lagi ditambah banyak skandal verifikasi klub serta banyak lagi hal2 yang ga masuk akal menurut saya. PSSI PSSI kenapa kalian tidak bisa memegang amanah untuk memajukan sepakbola indonesia.. wis wis.. Read More...
Kisruh Kompetisi Liga Indonesia
Jak Online- Manager Meeting Kami 14/10/11 yang awalnya beragendakan pembahasan jadwal untuk kompetisi musim 2011-2012 berubah menjadi agenda permintaan klub-klub untuk mendengarkan laporan pertanggung jawaban PT. LIga Indonesia sebagai penyelenggara liga dimusim 2010-2011. Klub-klub peserta ISL musim lalu meminta PSSI untuk menghadirkan Djoko Driyono sebagai Direktur PT. Liga Indonesia untuk memberikan laporan pertanggung jawaban kompetisi musim lalu. Hal ini sempat ditolak oleh Farid Rachman wakil ketua PSSI. Farid beranggapan PSSI sudah berupaya menghubungi Djoko Driyono tetapi tidak pernah ada respon Namun anggota klub terus meminta PSSI untuk menghubungi Djoko Driyono, dan akhirnya Djoko Driyono pun dihubungi, tak lama berselang Djoko Driyono hadir di lokasi. Dengan gamblang Djoko Driyono menjelaskan bahwa PT. Liga Indonesia siap menjadi penyelenggara liga dimusim 2011-2012, lebih lanjut Djoko sudah menyiapkan jadwal kompetisi baik untuk 18 peserta maupun 24 peserta. Hal ini sempat mendapatkan perdebatan alot dari klub-klub di manager meeting tersebut, yang akhirnya membuat hasil manager meeting tidak satu suara, dimana dari hasil manager meeting 14 Klub meminta PSSI tetap melaksanakan amanat kongres PSSI di Bali dimana hasil dari kongres itu menjalankan kompetisi dengan 18 team, dan PT. Liga Indonesia sebagai penyelenggara liga. 10 Klub lainnya tetap melanjutkan dengan rencana awal di IPL Lebih lanjut 14 klub menjelaskan penunjukan PT. Liga Prima Sportindo sebagai badan penyelenggara liga tidak sesuai dengan amanat kongres, belum lagi saham dari PT. Liga Prima dimana 70% dimiliki Djohar Arifin, dan 30% dimilikiFarid Rachman, darimana ceritanya suatu badan penyelenggara liga sahamnya dimiliki oleh Ketua, dan wakil ketua Federasi. PT. Liga Prima yang baru didirikan PSSI beberapa pekan silam untuk mengelola liga ternyata belum punya lisensi untuk mengelola kompetisi dari AFC, hal ini yang juga memperkuat 14 klub untuk tetap berpatokan terhadap hasil kongres di Bali. Setelah manager meeting selesai, dari awal 14 klub yang menyatakan tetap berkompetisi di ISL, yang sudah menyatakan dengan resmi dengan tanda tangan menjadi 12 klub, 2 Klub masih berbentuk lisan. Persija sendiri dibawah pimpinan Ferry Paulus kemungkinan besar juga akan merapat ke 14 Klub tersebut, karena itu sesuai dengan peserta kompetisi musim lalu, dimana PT. Persija Jaya Jakarta yang menjadi administratur Persija dimusim 2010-2011 Sampai tulisan ini diturunkan, pertandingan hari ini, antara Persib vs Semen Padang yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat Bandung sebagai laga pembuka kompetisi, statusnya masih belum jelas, apakah laga resmi atau hanya sebatas ujicoba. Masih banyak persoalan yang belum selesai seperti pemain – pemain yang diturunkan sendiri belum didaftarkan, belum jelas surat KITAS, dan ITC nya. Semoga segala bentuk permasalahan yang ada di Sepakbola Indonesia segera bisa terselesaikan denhan baik, terutama hal yang mendesak penyelesaian masalah kompetisi untuk sepakbola Indonesia yang lebih baik Read More...
Wednesday, May 25, 2011
Jangan Renggut Mimpi kami !!
Ini adalah sebuah cerita ataupun curhatan seorang calon bintang masa depan indonesia yaitu Syamsir AlamKepada yang terhormat bapak-bapak anggota PSSI
Ini mungkin curhatan atau isi hati kami sebagai anak bangsa.Kami baru saja ingin memetik atau mewujudkan mimpi kami. Sepakbola adalah mata pencaharian kami untuk menghidupkan keluarga kami, dan untuk mewujudkan mimpi kami bermain di Piala Dunia. Kami berlatih bersimbah keringat dan bahkan terkadang bertumpah darah pun kami alami. Tetapi sekarang kenapa ada orang-orang yang hanya mementingkan kepentingan pribadinya masing-masing sehingga merusak mimpi jutaan anak Indonesia.
Apakah kami pantas mendapatkan itu? Apakah ada orang yang pantas merenggut mimpi kami?
Mungkin sebagai seorang remaja muda, saya tidak mengetahui banyak hal, tetapi kenapa bapak-bapak harus berdebat sampai bercekcok mulut ketika ada kongres yang bisa menjadi sarana bagi kita bekerja sama dan bergotong royong untuk membangun sepakbola?
Padahal, kebangkitan sepakbola kita baru saja hendak dimulai. Tolong, jangan ambil mimpi kami, bapak-bapak yang saya hormati. Lihatlah ke arah kami sedikit, bayangkan jika bapak-bapak berada di posisi kami. Bayangkan betapa getirnya perasaan anak remaja yang baru saja ingin meraih mimpi, tetapi kemudian direbut oleh orang-orang yang haus kedudukan.
Kami tidak pantas mendapatkannya. Sebagian dari kami akan hidup dari sepakbola, dan jika harus begini apa yang dapat kami lakukan kelak. Barangkali bapak-bapak tidak menghiraukannya, tetapi tolonglah berpikir dengan hati nurani yang jernih. Kami sudah mengorbankan banyak hal untuk mencapai mimpi. Kami tinggalkan sekolah kami, keluarga kami, melewatkan masa-masa muda kami untuk meraih mimpi dan mengabdi kepada bangsa dan tanah air yang tercinta ini.
Sekali lagi, JANGAN RENGGUT MIMPI KAMI!"mimpi pemain indonesia adalah mimpi kami sebagai suporter setia indonesia, kami ingin terus melihat Indonesia maju di bidang persepakbolaan, perih jika Indonesia terus begini, harusnya kita satukan tekat demi INDONESIA,,,, Read More...
Sunday, May 01, 2011
17 Pemain LPI Ikut Seleksi SEA Games 2011
Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas [Satlak Prima] memanggil 17 pemain dari Liga Primer Indonesia [LPI] untuk mengikuti seleksi pelatnas timnas U-23 yang dipersiapkan menghadapi SEA Games 2011.
Dilansir laman LPI, pemanggilan terhadap 17 pemain tersebut berdasarkan surat Satlak Prima nomor 634 /PRIMA -UM/ IV /2011 yang ditandatangani ketuanya, Tono Suratman, pada 29 April lalu. Awalnya, LPI menyodorkan 41 nama untuk mengikuti seleksi pelatnas.
Selain 17 pemain tersebut, Satlak Prima juga memanggil 29 pemain dari kompetisi Superliga Indonesia hasil seleksi pelatih Alfred Riedl. Empat pemain keturunan, Diego Michiels, Ruben Wuarbanaran, Stefano Lilipaly, serta Joey Suk juga dipanggil mengikuti seleksi.Para pemain yang dipanggil mengikuti pelatnas diminta sudah berkumpul pada 2 Mei nanti di Jakarta. Mereka bakal menjalani tes kesehatan pada 4 Mei, dann dilanjutkan tes fisik 5-6 Mei. Sedangkan kegiatan pembangunan karakter digelar pada 7-21 Mei di Batujajar, Jawa Barat.
Satlak Prima juga menegaskan, manajer, pelatih, serta ofisial timnas U-23 wajib mengikuti kegiatan tersebut. Satlak Prima akan langsung mencoret pemain yang terlambat hadir tanpa keterangan, atau tidak hadir dalam pemanggilan tahap pertama.
“Terserah mereka, kita tidak menuntut minimal harus berapa pemain yang diambil. Diambil satu-dua pemain nggak masalah, yang penting seleksinya berjalan fair. Mudah-mudahan sebagian besar terpilih, karena usia pemain-pemain LPI kan jauh lebih muda,” ujar Arya Abhiseka, GM kompetisi LPI sekaligus sekretaris timnas U-23.
Agenda yang ditetapkan Satlak Prima secara mendadak ini berpeluang menghadirkan benturan dengan kepentingan klub yang masih berkompetisi di Superliga maupun LPI, terutama bagi Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC yang bakal menjalani laga penting di Piala AFC untuk menentukan nasib mereka ke babak 16 Besar.
Pada 3 Mei nanti, Persipura akan menjamu South China [Hong Kong], dan bertandang ke markas East Bengal [India] satu pekan kemudian. Begitu juga dengan Sriwijaya FC yang akan dijamu VB [Maladewa] pada 4 Mei, dan tujuh hari kemudian menjamu TSW Pegasus [Hong Kong].
Daftar pemain LPI yang dipanggil ikut seleksi Timnas U-23:
1. Kim Jeffrey Kurniawan [Persema Malang]
2. Andik Vermansyah [Persebaya 1927]
3. Samsul Arif [Persibo Bojonegoro]
4. Irfan Bachdim [Persema]
5. Ardian [Minang Kabau FC]
6. Hendra Wijaya [PSM Makassar]
7. Yoseph Ostanika [Bintang Medan]
8. Andrid Wibawa [Real Mataram]
9. Sansan Ali Fauzi [Jakarta FC]
10. Wirya Kumandra [Jakarta FC]
11. Fathul Adha [Batavia Union]
12. Ngurah Komang AP [Bali Devata]
13. Egi Hermawan [Tangerang Wolves]
14. Syafruddin Thahar [Aceh United]
15. Yance Yowey [Cendrawasih Papua]
16. Yunet HW [Solo FC]
17. Rahmad Hidayat [Medan Chiefs]
Goal.com
Read More...
Tuesday, April 26, 2011
PSSI Jadi Panggung Politik
Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung menilai Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah menjadi panggung politik menyusul kemelut yang terjadi pada pemilihan ketua umum PSSI periode 2011-2015 yang berlarut-larut sampai saat ini.
"Siapa pun yang saat ini menyatakan siap menjadi calon ketua umum PSSI akan mendapat cukup banyak. Ini dimanfaatkan menjadi panggung politik," kata Pramono Anung.
Menurut Pramono, hal tersebut terjadi karena manuver politik dalam pemilihan ketum PSSI lebih mendominasi daripada kerja pemilihannya. Oleh karena itu, Pramono mengusulkan sebaiknya calon ketum PSSI adalah figur yang gila bola tetapi juga memiliki waktu dan kompetensi untuk memimpin PSSI. Pramono sangat menyayangkan apabila PSSI nanti dipimpin oleh politisi yang tidak memiliki minat besar di dunia sepakbola dan juga tidak memiliki banyak waktu untuk mengurus olahraga yang digemari mayoritas masyarakat di dunia tersebut.
"Saya sendiri gila bola. Tapi saya mengukur baju saya. Saya menyadari bukan dunia saya dan saya tidak memiliki waktu banyak untuk mengelolanya," kata Pramono.
Read More...
Saturday, April 16, 2011
Barcelona akan buka sekolah sepakbola di Indonesia
Salah satu klub raksasa Spanyol, Barcelona FC, dikabarkan siap untuk menjajaki kerjasama dengan Indonesia dalam bidang sepakbola, termasuk melakukan pertandingan persahabatam dengan timnas Indonesia dan juga pembukaan sekolah sepakbola.
Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Tiga KBRI Madrid, Krisnawati Desi Purnawestri. Desi mengungkapan bahwa Presiden klub Barcelona FC, Sandro Rosell, telah menyatakan keinginan kerjasamanya dengan Indonesia kepada Duta Besar RI, Adiyatwidi Adiwoso, di Camp Nou, Barcelona.Selain laga persahabatan dan membuka sekolah sepakbola, Barcelona juga merencanakan untuk mengadakan 'training of trainers' untuk pelatih-pelatih sepakbola Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, Duta Besar menyatakan bahwa banyaknya fans Barcelona di Indonesia membuat klub Catalan tersebut menjadi salah satu klub yang paling dinantikan kehadirannya di Indonesia. Oleh karena itu, KBRI Madrid berkomitmen dalam mendorong kerjasama olahraga Indonesia dengan Spanyol, khususnya untuk saat ini dalam cabang sepakbola.
Selain Barcelona, klub besar Spanyol lainnya yaitu Real Madrid juga dikabarkan siap untuk bekerjasama dengan Indonesia dalam hal sepakbola.
Sumber : Goal.com
Read More...
Thursday, April 07, 2011
Ada apa dengan PSSI
Ya seperti yang telah kita ketahui bahwa sepakbola indonesia sedang mengalami masalah yang sangat serius, Kisruh PSSI dan sejumlah masalah yang membuat tambah kisruhnya PSSI. Nurdin Halid sebagai ketum banyak menerima kritikan karena dianggap tidak becus mengurus PSSI dan nurdin pun selalu mengelak dan bersikeras untuk tetap memimpin PSSI. FIFA, badan tertinggi sepakboloa dunia sampai mengluarkan keputusan yang menganggap bahwa PSSI dalam kepengurusan nurdin halid tidak diakui. Ada apa dengan PSSI sebenarnya? mulai dari kongres yang kisruh, demo menetang nurdin halid, intervensi pemerintah dan lain sebagainya membuat pecinta sepakbola ditanah air sangat kecewa dan memunculkan banyak tanda tanya, mengapa bisa demikian. Harusnya PSSI bisa berfikir tentang bagaimana untuk memajukan sepakbola indonesia bukan meributkan masalah yang justru berkepanjangan dan membuat sibuk untuk mengurus Induk organisasi saja. Berapa tahun timnas tidak mendapatkan gelar, tidak pernah menjadi no. 1 di asean dan semakin terpuruk di beberapa aspek seperti LIGA yang harusnya menjadi ajang untuk menjadikan bibit timnas yang berkualitas tetapi kurang berjalan dengan baik. dengan adanya keputusan fifa kita berharap kepada para komite normalisasi agar dapar menyelesaikan masalah ini secepatnya dan bisa membuat agenda untuk PSSI agar lebih mementingkan sepakbola daripada memikirkan hal2 yang tidak penting seperti yang sedang terjadi. PSSI seakan-akan milkik keluarga bakrie, dan saya pikir orang politik tidak seharusnya mengurus sepakbola. Semoga PSSI ke depan bisa lebih baik lagi dan mendatangkan prestasi yang membanggakan bagi Indonesia. Read More...
Tuesday, February 22, 2011
Timnas U-23 Andalkan Operan Pendek
Postur tubuh lawan yang lebih tinggi membuat timnas U-23 tidak mungkin menerapkan permainan bola atas. Pelatih tim nasional Indonesia Alfred Riedl akan mengandalkan permainan operan pendek dari kaki ke kaki saat timnas U-23 menghadapi Turkmenistan dalam pertandingan leg pertama Pra-Olimpiade 2012 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Rabu [23]22].
Asisten pelatih timnas U-23 Wolfgang Pikal mengungkapkan, permainan melalui operan pendek menjadi opsi tim Garuda Muda untuk mengatasi keunggulan postur tubuh pemain Turkmenistan.Ditambahkan, kendati menerapkan stratei operan pendek, timnas U-23 akan berusaha main cepat dengan mengandalkan serangan melalui sayap. Pikal menyakini kecepatan pemain di sektor sayap akan merepotkan barisan belakang Turkmenistan.
“Yang jelas kami tidak akan menerapkan permainan bola-bola atas, karena mereka unggul postur tubuh. Kami akan lebih serang menyerang melalui sayap. Kami punya pemain sayap yang cepat,” ungkap Pikal.
Pikal juga menambahkan, kondisi pemain saat ini sedang bagus, dan sudah siap menghadapi pertandingan nanti. Kemenangan di kandang sendiri menjadi harga mati untuk memuluskan langkah mereka melewati hadangan Turkmenistan.
“Kami sudah pasti akan berjuang semaksimal mungkin. Kondisi pemain juga sedang baguss. Peluang untuk memenangkan pertandingan nanti cukup besar. Kita harus mengamankan pertandingan di kandang,” kata Pikal.
Sumber: Goal.com
Read More...
Yongki, Kapten Timnas U-23 Di Pra-Olimpiade
Teka-teki siapa pemimpin yang dipilih oleh Alfred Riedl di skuad timnas U-23 pada laga perdana di pra-Olimpiade sudah terpecahkan. Pemain Arema Indonesia, Yongki Aribowo, ditunjuk menjadi kapten di laga tersebut. Hal tersebut terungkap setelah Deputi Bidang Teknik Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Iman Arif, mengungkapkan bahwa Yongki terpilih menjadi kapten pada pertandingan menghadapi timnas U-23 Turkmenistan di Palembang, 23 Februari.
Yongki memang menjadi kandidat terkuat untuk menajadi kapten, karena selain diberi jabatan kapten pada laga uji coba menghadapi timnas Hongkong, dia juga salah satu dari tiga pemain yang bermain di timnas senior.
Tetapi belum ada jaminan jabatan kapten terus dipegang oleh Yongki, karena Iman Arif hanya menjelaskan bahwa Yongki akan menjadi kapten pada laga di Palembang nanti.
Sumber: Goal.com
Read More...
Riedl Panggil Djayusman Triasdi
Absennya Rachamd Latif di pemusatan latihan timnas pra-Olimpiade akibat operasi gigi membuat pelatih Alfred Riedl khawatir dengan stok lini belakang skuadnya.
Latif yang kemungkinan baru akan bergabung besok hari Jumat (18/02), diragukan kesiapan kondisinya dalam menjalani partai pertama pada pra-Olimpiade menghadapi timnas Turkmenistan tanggal 23 Februari mendatang di Palembang.
Oleh karena itu, Riedl memutuskan untuk memanggil satu pemain dengan posisi bek tengah yaitu Djayusman Triasdi yang kini membela Persisam Samarinda. Meskipun lebih tenang, Riedl mengakui belum mengetahui jadwal kedatangan mantan pemain PSM Makassar tersebut.
Bagi Djayusman, pemanggilan tersebut menjadi sebuah berkah baginya karena sebenarnya Djayusman bisa saja tidak akan pernah dipanggil Riedl, seandainya dia mengikuti PSM ke Liga Primer Indonesia. Namun Djayusman lebih memilih untuk berkarir di Superliga Indonesia dan memutuskan hengkang ke Persisam, klubnya saat ini.
Read More...
Demo Tolak Nurdin dimana-mana
Menjelang digelarnya kongres 4 tahunan PSSI dan pergantian ketua umum PSSI, banyak pihak yang menyatakan keberatan terhadap berbagai keputusan yang membuat berbagai lapisan masyarakat melakukan Demo Untuk revolusi dan menghentikan segala sandiwara yang dilakukan PSSI. Satu yang sangat banyak sekali diperbincangkan adalah demo tolak nurdin ada dimana-mana, ya banyak pihak yang tidak suka ataupun kontra terhadap kepemimpinan nurdin. Setelah Arifin Panigoro dan George Toisuta Gagal dalam verifikasi calon ketum PSSI yang baru, makin marak demo yang terjadi di beberapa kota di indonesia. Dijakarta, beberapa aliansi suporter dan organisasi bahkan grup band Slank pun ikut demo menuntut adanya reformasi di kubuh PSSI. Selain di Jakarta, aksi unjuk rasa menolak kepemimpinan Nurdin Halid di PSSI berlangsung serentak di sejumlah kota Indonesia hari ini.
Di Surabaya, puluhan masyarakat pecinta sepakbola membawa sejumlah spanduk dan poster kecaman terhadap Nurdin, dan selanjutnya menyegel kantor sekretariat PSSI Jawa Timur
Aksi menuntut Nurdin mundur juga digelar di Aceh. Puluhan pemuda yang tergabung dalam Masyarakat Aceh Pencinta Sepak Bola [MAPS] berunjuk rasa di Bundaran Simpang Lima Banda Aceh. Mereka menolak Nurdin kembali dicalonkan sebagai ketua umum PSSI periode 2011-15.
Sedangkan di Solo sekelompok massa yang menamakan diri sebagai komunitas pecinta sepak bola Solo [KPSBS] menggelar aksi di Bundaran Geladak menuntut tim komite pemilihan PSSI untuk mengakomodir semua calon ketua umum dan jangan diskriminasi.
di Pontianak, puluhan suporter melakukan unjuk rasa di Tugu Digulis Universitas Tanjungpura menolak pencalonan Nurdin Halid sebagai Ketua Umum PSSI periode 2011-15. Unjuk rasa tersebut dilakukan agar PSSI ke depannya tidak lagi menjadi sarang mafia.
Aksi serupa juga terjadi di Makassar dan Salatiga. 30 anggota Aliansi Pecinta Sepakbola Makassar [Acikola] menggelar aksi di bawah Fly Over Urip Sumoharjo. Sedangkan Masyarakat Salatiga Peduli PSSI [MSPP] melakukan aksinya di depan kantor KONI/KOI setempat.
Selain orasi menolak hasil verifikasi, mereka juga melakukan aksi pengumpulan tandatangan pada spanduk sebagai bentuk penolakan.



Read More...
Slank Ikut Demo Tolak Nurdin
Grup Band Slank terus memperlihatkan konsistensinya menolak keberadaan status quo di tubuh PSSI. Sejumlah personil Slank tampak terlihat bergabung dengan ratusan suporter yang berunjuk rasa di sekretariat PSSI di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta pagi ini. Salah satu persinel Slank Rdiho Hafidz mengatakan, dirinya dan pecinta sepakbola nasional selama ini telah dibodohi pengurus PSSI pimpinan Nurdin Halid. Menurut Ridho, banyak statuta FIFA yang telah dibelokkan, sehingga hanya menguntungkan pengurus PSSI saat ini.
“Selama ini kita telah banyak dibodohi. Semuanya ingin perubahan. Kita bandingkan dengan kepengurusan Azwar Anas. Mereka mundur dengan terhormat saat mengalami kegagalan,” cetus Ridho.

Ridho mengungkapkan, Slank tidak memihak kepada organisasi atau kelompok tertentu yang menginginkan perubahan di tubuh PSSI. Slank bersikap seperti Indonesia Corruption Watch [ICW] yang bersikap netral.
Ditambahkan, sejumlah rencana sudah disiapkan Slank untuk meningkatkan kepedulian terhadap sepakbola di kalangan selebritis. Mereka akan menggelar pertemuan dalam bentuk diskusi.
“Rencana konser kepedulian juga dirancang. Yang jelas, mereka yang datang ke forum diskusi tidak boleh membawa bendera tertentu,” tegas Ridho.
Semoga apa yang dilakukan Grup band slank ini bisa membawa perubahan dan bisa memberi semangat untuk terus menyerukan suaranya untuk memajukan dan mereformasi PSSI.
Sumber: Goal.com
Read More...
Monday, February 21, 2011
Arifin-Toisutta Gagal Lolos Verifikasi calon Ketua PSSI
Panggung sandiwara pemilihan Ketua PSSI dikatakan terus berlanjut. Hal ini disampaikan para aktivis peduli sepak bola Indonesia menyusul adanya keputusan Komite Pemilihan bahwa dua calon kandidat yang dikatakan reformis, yaitu Jenderal TNI George Toisutta dan Arifin Panigoro, tak lolos verifikasi. George Toisutta dan Arifin Panigoro dinyatakan tidak lolos sebagai calon Ketua Umum PSSI periode 2011-2015. Ketua Komite Pemilihan Syarif Bastaman tidak bersedia menyebutkan alasan tidak meloloskan Arifin dan Toistta. Lalu apa sebenarnya alasan yang membuat Arifin-Toisutta tidak lolos? Sebagaimana diberitakan, dari hasil verifikasi, Komite Pemilihan telah menetapkan Nirwan Dermawan Bakrie dan Nurdin Halid sebagai calon Ketua Umum PSSI periode 2011-2015.
Pada dasarnya (alasan tidak lolosnya)Arifin-Toisutta adalah tidak dipenuhinya persyaratan aktif di sepakbola selama 5 tahun. Arifin juga tidak lolos karena keterlibatannya dalam Liga Primer Indonesia (LPI. Harusnya siapapun yang berniat mengembangkan sepakbola diindonesia harus didukung oleh PSSI sebagai induk dari sepakbola Indonesia, iya ga?
seorang calon yang aktif dalam sepak bola dalam lima tahun berarti sudah memenuhi persyaratan itu. Sementara keaktifan Arifin sebagai pengurus Yayasan Bandung Raya mulai 2004 hingga sekarang dan Piala Medco sudah menunjukkan bahwa dia aktif dalam sepakbola, apanya ya yang kurang?
Aktivitas Toisutta di PS/SSB Bara Siliwangi, sesuai dengan surat keterangan PSSI Cabang Kota Bandung Nomor 034/KU/PC.PSSI/K.BDG/II/2011, juga dinilai tidak memenuhi syarat. Komite Pemilihan menilai PS/SSB Bara Siliwangi bukan anggota PSSI dan belum pernah mendaftar dan diterima serta terdaftar sebagai anggota PSSI.
Nurdin yang pernah dipidana atas kasus korupsi seharusnya menjadi alasan tim verifikasi untuk tidak meloloskannya. Kenyataan itu tentu sangat mengecewakan kami yang ingin melihat sebuah perubahan, Jelas2 bahwa keduanya aktif di sepakbola selama lebih dari 4 tahun, lalu apa yang menjadi alasan Arifin-Toisuta tidak lolos? Apakah ada sandiwara sibalik semua ini? sungguh mengherankan.Yang lebih heran lagi Nurdin yang pernah dipenjara masih aja lolos verifikasi Calon ketua umum pssi. Apalagi seh ini.
Read More...
Tuesday, February 15, 2011
Safee salee resmi berbaju Pelita Jaya
Setelah sempat simpang siur, akhirnya Safee Sali dipastikan tidak bergabung dengan Persib Bandung tetapi pemain bernomor punggung sepuluh di tim nasional Malaysia tersebut bergabung dengan Pelita Jaya Jawa Barat.
Hal tersebut diketahui setelah direktur teknik Pelita, Rahim Soekasah, mengungkapkan bahwa sebenarnya Safee sudah resmi menjadi milik Pelita pada tanggal 2 Februari namun Safee belum dapat meninggalkan klub lamanya karena masih ada pertandingan.
"Safee resmi tanggal 2 Februari lalu. Namun, dia belum bisa bergabung karena masih harus membela klubnya, Selangor FC, tanggal 12 nanti. Dua hari kemudian, dia baru ke Jakarta," ujar Direktur Teknik Pelita Rahim Soekasah
Dengan bergabungnya Safee ke Pelita jaya, dipastikan lini serangan mereka bertambah kuat. Safee akan berduet dengan Juan Ramirez yang sudah teruji kualitas dan tekhniknya, namun masalah karakter mungkin akan membuat kedua pemain tersebut sulit bekerja sama.
Seperti yang diketahui, Ramirez adalah pemain yang berkualitas namun sayang egonya yang tinggi kadang-kadang melampaui batas. Pernah di suatu pertandingan, dia mendorong rekannya sampai tersungkur karena ingin mengambil bola yang sedang digiring rekannya tersebut.
Inikah liga kita, selalu mendatangkan pemain asing yang akan sedikit menghambat perkembangan persepakbolaan diindonesia. Kapan pemain indonesia hangat dibicarakan media masa indonesia? dan kapan pemain indonesia menjadi bintang di negeri sendiri?
Sumber: Goal.com
Read More...
Condition of Indonesia's Stadium
As we look at television or come to staidon to watch the Indonesian league soccer match, there is a view which in my opinion and many people are unpretty sight. The stadium is bad condition, be it grass, seating, and other facilities are woefully inadequate to present a league match Indonesian. Should every team in the league Indonesia could consider it.
Look at the football stadium in the other country who is glorious, comfortable and really become a special attraction of grass that is so good and facilities too. because they realize that having a nice stadium will make the team play an entertaining and important for young players that will be used to good practice on grass, give it to their skills because they can practice with a good passing.
We see the field in Indonesia, was inappropriate use for breeding young players that a valuable asset for the team itself. only a few stadiums that I think have good facilities such as: SUGBK, Jakabaring Palembang, Samarinda Segiri. Well, that's the conditions that exist in our country is very alarming, when Indonesian football in good conditions but not supported with a good facilities. hopefully all poeple involved in the soccer government, PSSI and each team is required to create the seed quality football player who realized that with better facilities and coaching that will produce quality players
I believe, in one day Indonesia will be a football nation like Brazil and England and I believe in dreams of Indonesian supporters to have a strong football team will come, hopefully.
Read More...
Friday, February 11, 2011
Timnas U-23 Menang lawan Timnas U-23 Hongkong
Timnas Pra Olimpiade Indonesia berhasil mengalahkan Timnas U23 Hong Kong dengan skor 4-1 dalam laga uji coba di Pho Kong Village Park, Hong Kong, Rabu (9/2/2011). Gol-gol tersebut diciptakan oleh Yongki Aribowo, Titus Bonai , dan gol terakhir dicetak oleh Arif Alfiansyah. Dalam pertandingan ini, kedua kesebelasan tidak dibatasi dalam melakukan pergantian pemain. Cuaca yang bersahabat membuat para punggawa Timnas tidak perlu beradaptasi terlalu banyak, sehingga kemampuan anak asuhan Riedl tersebut keluar dengan cukup maksimal.
Timnas berhasil unggul terlebih dahulu melalui striker Arema Indonesia, Yongki Aribowo, pada menit ke-25. Sepuluh menit kemudian Timnas memperlebar keunggulan melalui gol bunuh diri yang dicetak oleh pemain Timnas Hongkong.
Tandem Yongki di pertandingan sebelumnya, Titus Bonai, berhasil mencetak gol ketiga Timnas pada menit ke-67. Dan gol penutup pada laga ini dicetak oleh Arif Alfiansyah pada menit ke-80. Kemenangan ini tentu memuaskan Riedl, karena anak asuhnya tersebut baru mencicipi lapangan sintetis. Kemenangan tersebut didedikasikan untuk suporter Indonesia yang mendukung langsung di Hongkong.
Rombongan Timnas Pra Olimpiade dijadwalkan kembali ke tanah air, Kamis (10/2) pagi. Sebelum melanjutkan latihan, para pemain akan mendapatkan kesempatan libur selama dua hari.
Read More...
Sunday, February 06, 2011
Nurdin Kena kasus Korupsi lagi??
Panitia seleksi kepengurusan baru PSSI diminta mencoret nama Nurdin Halid bila dia mencalonkan diri. Hal ini terkait dugaan korupsi dana APBD yang dilakukan Nurdin. Pernyataan ini merujuk pada putusan PN Jakarta Samarinda atas perkara korupsi dana APBD setempat untuk klub Persisam Putra Samarinda, Kalimantan Timur. Hakim menyatakan Manajer Persisam Aidil Fitri terbukti korupsi APBD senilai Rp 1,7 miliar.
Persisam menerima total dana Rp37,5 milyar pada APBD tahun 2007 dan 2008 dan ditemukan kerugian negara dengan jumlah Rp1,78 milyar. Majelis hakim yang diketuai Parulian Lumbantoruan menghukum Aidil Fitri dengan penjara satu tahun serta melansir daftar penerima penyalahgunaan dana yang dilakukannya. Menariknya, beberapa petinggi PSSI disebutkan menerima sebagian dana yang disalahgunakan itu. Ketua umum Nurdin Halid disebut menerima dana Rp100 juta. Begitu juga dengan ketua BLI Andi Darussalam sebesar Rp80 juta, bendahara Hamka Kadi Rp25 juta, dan terbesar adalah ketua BLAI Iwan Budianto yang menerima Rp600 juta dari Aidil Fitri. Selain kepada petinggi PSSI, dana juga mengalir ke sejumlah anggota DPRD Kota Samarinda periode 2004-2009.
Sebagaimana syarat FIFA, ketua organisasi sepak bola negara harus bersih dari pidana. Sementara Nurdin pernah menjalani hukuman dua tahun atas kasus korupsi pengadaan minyak goreng.
Apalagi dalam kasus cek perjalanan pencalonan Miranda S Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior BI, nama Nurdin juga disebut menerima Rp 500 juta. Pernyataan itu disampaikan Hamka Yamdu di muka persidangan pengadilan tindak pidana korupsi. Maka dari itu ICW (Indonesia Corruption Watch) menyarankan agar mencoret Nurdin Halid dari PSSI dan pencalonannya kembali pada kongres PSSI bulan maret mendatang, Ada Banyak Bukti Dugaan Korupsi jadi buat apa PSSI dipimpin oleh para koruptor.
Mau jadi sepakbola kita, induknya aja korupsi gimana ntar ngurus sepakbola. kayaknya udah saatnya berbenah tuh PSSI.
referensi: Detik.com
Read More...
Putaran Kedua ISL Pakai Wasit Asing
Puluhan wasit itu akan didatangkan dari Malaysia, Singapura dan Australia.Sekjen PSSI Nugraha Besoes mengungkapkan, induk organisasi sepakbola nasional itu akan menggunakan wasit asing pada putaran kedua Superliga Indonesia 2010/11 yang berlangsung pada akhir Februari nanti.
Dengan harapan penggunaan wasit asing pada putaran kedua ISL adalah untuk meningkatkan kualitas persepakbolaan di tanah air. Wasit asing ini dapat menularkan ilmunya kepada wasit lokal.
“Exco [komite eksekutif] PSSI secara bulat telah memutuskan untuk mendatangkan wasit asing mulai putaran kedua nanti. Ini juga dilakukan untuk memberikan pelajaran kepada wasit lokal. Selain itu, mendatangkan wasit asing sesuai dengan permintaan klub,” ungkap Nugraha.
Ditambahkan, hingga saat ini PSSI telah melakukan koordinasi dengan tiga federasi di Malaysia, Singapura dan Australia. Sedikitnya 20-24 wasit akan ditugaskan pada putaran kedua nanti.
Menurut anda apakah hal ini bisa menjadikan kompetisi di indonesia semakin bagus, kita tau bahwa banyak sekali kejanggalan dan keanehan pada keputusan wasit indonesia. Tapi kita juga harus menghargai wasit lokal agar mereka bisa bekerja lebih baik lagi. Semoga kompetisi Isl bisa adil dan tidak menimbulkan kontroversial.
Referensi:Goal.com
Read More...