Wednesday, December 29, 2010

Tetap Hargai dan junjung tinggi Sepakbola Idonesia

Timnas Indonesia kembali gagal meraih trofi Piala AFF setelah ditundukkan malaysia dengan agregat 4-2, kalah bermain di Bukit Jalil 3-0 dan menang di SUGBK 2-1. memperpanjang rekor 4 kali masuk final dan tidak pernah juara, permainan cantik, memiliki pemain yang hebat dan tidak lupa dukungan yang terus mengalir dari seluruh pelosok Indonesia. Garuda didadaku selalu didengungkan untuk mendukung timnas, berkorbankan materi dan seluruh jiwa raga namun hasil yang terjadi mungkin kurang sesuai dengan harapan kita. Sebagai bangsa yang besar kita harus menerima semua itu, kesedihan melihat Timnas kita dikalahkan difinal dan kembali tidak bisa menjadi juara indonesia. Banyak yang menyalahkan berbagai pihak, silahkan jangan menyalahkan pemain, pelatih dan seluruh official yang telah membangun Timnas. Ketua PSSI (nggak ane nyebutin namanya), menyangkut pautkan sepakbola kita dengan unsur politik. Mungkin banyak sekali wacana yang menginginkana dia mundur dari jabatannya, saya pun setuju dengan wacana tersebut karena sepakbola bukanlah politik.Sebagai bangsa yang besar kita harus terus mendukung Timnas kita, dengan dukungan yang begitu besar harusnya PSSI bisa berbuat banyak dan lebih baik untuk kemajuan sepakbola kita. Dukungan terus mengalir dan akan terus mengalir seperti mata air yang tidak akan pernah habis, Pengurus sepakbola kita harus sadar akan hal itu. Mungkin sudah ada perbaikan disana namun harus lebih baik lagi untuk kedepannya, kita punya pelatih bagus yang mempunyai kedisiplinan yang sangat tinggi dan juga pemain yang mumpuni disetiap lini. Sekarang, saya dan seluruh bangsa Indonesia masih belum bisa menerima atas kenerhasilan malaysia berpesta dinegara kita, Namun akan sampai kapan Timnas kita selalu kalah difinal. Kita berharap diturnament2 berikutnya Timnas kita bisa membawa harum Indonesia. Bravo Indonesia, Merah Darahku Putih Tulangku.. Tetap semangat dukung Timnas dan terus menyuarakan agar sepakbola kita tidak dicampur dengan unsur politik. Garuda Didadaku..Tetap Sportif dan semangat.. Read More...

Sunday, December 19, 2010

Gol Gonzales berkah Salat Tahajud

Christian 'El Loco' Gonzales menjadi pahlawan kemenangan Indonesia. Striker naturalisasi asal Uruguay ini mencetak gol tunggal Tim Merah Putih atas Filipina pada leg pertama babak semifinal Piala AFF 2010 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, tadi malam.

El Loco menjebol gawang Filipina yang dikawal Neil Etherington di menit ke-31. Sebuah umpan jauh kapten Firman Utina gagal diantisipasi Etherington --kiper ketiga klub Liga Inggris Fulham-- yang mencoba memotong bola, mudah bagi Gonzales karena gawang sudah tak dijaga.

Sukses Gonzales mencetak gol tak lepas dari berkah salat tahajud yang dilakukan sehari sebelum pertandingan krusial tersebut.

Hal itu disampaikan istri Gonzales, Eva Siregar, dalam sebuah infoteinment di sebuah TV swasta, kemarin siang. "Tadi malam (Rabu malam) saya sekeluarga tahajud, berdoa semoga suami saya mencetak gol pada pertandingan nanti," tutur Eva.

Gonzales memutuskan masuk Islam pada 9 Oktober 2003 atau sejak menikah dengan Eva, yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur. Menurut Eva, striker berusia 34 tahun itu sangat taat beragama.

"Sekarang, setiap main saya selalu ingatkan dia baca Al Fatihah. Lucu juga dengar logatnya. Saya juga yang ajarin dia shalat," tutur Eva saat ditemui di Hotel Sultan sebelum pertandingan.

Sementara Gonzales mengaku senang bisa menyumbang gol kemenangan di hadapan 80.000 penonton yang memadati Stadion Gelora Bung Karno. Namun menurut striker asal Uruguay ini, kemenangan tim lebih penting.

"Saya senang. Tapi tidak penting siapa yang mencetak gol. Yang penting kita menang," ujar Gonzales saat ditemui mix zone usai pertandingan.

Mengenai peluang lolos ke final, striker Persib Bandung ini tak mau sesumbar. Ia mengatakan timnas masih butuh perjuangan berat mengingat Filipina telah menunjukkan diri sebagai tim kuat.

"Kita harus konsentrasi dan kerja keras. Mudah-mudahan kita bisa kembali menang," harap pemain yang menyumbang dua gol untuk Tim Merah Putih di Piala AFF 2010 ini.
Read More...

Timnas Indonesia Melaju Ke Final

Indonesia memastikan lolos ke final Piala AFF 2010 untuk menghadapi Malaysia. Indonesia melaju usai menumbangkan Filipina 1-0 di leg II, sehingga unggul agregat 2-0. Setelah memetik kemenangan 1-0 di leg pertama, Kamis (19/12/2010) lalu, kemenangan kembali dipetik oleh 'Pasukan Garuda' pada leg II, Minggu (19/12/2010) malam WIB.

Cristian Gonzales kembali mencetak gol semata wayang dalam kemenangan Indonesia di leg kedua. Ia menjebol gawang Filipina beberapa menit sebelum babak pertama berakhir.
Pertandingan berlangsung keras karena kedua tim sama-sama tampil ngotot, terlebih Filipina menerapkan permainan keras. Akibatnya, Azkals juga harus tampil minus satu pemain menjelang laga berakhir usai Christopher Greatwich dikartu merah.

Jalannya Pertandingan

Indonesia mencoba menekan sedari menit awal dari sayap kanan. Firman Utina mencoba melepaskan tendangan spekulasi yang masih jauh dari sasaran. Filipina coba melakukan serangan balik tapi masih bisa dipatahkan. Indonesia gantian menyerang balik dan hasilnya tak jauh beda. Cristian Gonzales terjebak offside saat berusaha mengejar bola pada menit empat. Usaha Yongki mengejar bola sesaat kemudian juga masih kandas di tangan kiper.

Pada menit delapan Cristian Gonzales terjatuh di kotak penalti saat dikawal dua pemain! Tapi tak ada pelanggaran. Peluang emas untuk Indonesia pada menit 11! Gonzales mengejar umpan terobosan dari Yongki tapi bola lebih dulu ditangkap kiper.
Kemelut di depan gawang Indonesia lahir pada menit 12, tapi sepakan Phil Younghusband akhirnya melambung. Sebelumnya pemain bertahan Indonesia juga gagal mengalau bola dengan lugas.

Christopher Greatwich berbenturan dengan Nasuha saat berebut bola di menit ke-16. Wasit menilai pelanggaran dilakukan si pemain Filipina. Bola kemudian dikuasai Okto di sayap kiri meski umpan silangnya ke muka gawang masih bisa dihalau bek Filipina.
Gonzales mencatat peluang emas pada menit 21! Ia berhasil menanduk bola di muka gawang meski arah bola masih mengarah tepat ke kiper.

Indonesia kemudian menciptakan kemelut di muka gawang Filipna meski tak ada yang bisa diubah jadi gol. Setengah jam berjalan, belum ada gol tercipta. Indonesia terlihat masih kesulitan menembus pertahanan Filipina yang rapi. Nasuha melakukan penetrasi dari tengah lapangan pada menit 3. Okto terlihat ikut berlari untuk menyongsong bola. Okto pada akhirnya bisa menguasai bola tapi sepakannya belum jitu.

Firman Utina melepaskan umpan tumit ke arah M. Ridwan, dengan dua pemain Indonesia berada di kotak penalti. Alih-alih mengoper, M. Ridwan malah melepaskan tendangan langsung yang masih melebar. Pertandingan memanas pada menit 40 setelah Ahmad Bustomi diterjang dengan keras oleh Greatwich. Wasit mengeluarkan kartu kuning untuk Greatwich. Sesaat kemudian, Gonzales berada di depan gawang tapi kurang sigap menyongsong bola yang menuju ke arahnya. Peluang terbuang.

Gol untuk Indonesia pada menit 42! Dari luar kotak penalti, sepakan keras Gonzales tak tertahan untuk bersarang di gawang Filipina. Sebelum mengirimkan tendangan itu, sepakannya juga sempat dihadang bek Filipina.

Lima menit memasuki babak kedua, Yongki terkapar di lapangan setelah bertabrakan dengan Etheridge ketika sedang berusaha mengejar bola. Zulkifli membuang peluang pada menit 55. Dari luar kotak penalti, ia melepaskan tendangan yang masih jauh melebar.

Filipina nyaris saja menyamakan skor. Greatwich yang tak terkawal di tiang jauh berhasil menyambut bola umpan silang dengan kepalanya dan si kulit bundar menyisir tipis di atas mistar gawang Indonesia.

Okto! Dengan lihai ia mengejar bola dan mengecoh lawan di sisi gawang Filipina pada menit 63, meski sepakannya dari sudut sempit masih bisa dibendung kaki kiper Etheridge.

Markus berhasil mengadang sepakan keras pemain Filipina dari luar kotak penalti. Hamka kemudian menyapu bola yang tak bisa ditangkap Markus. Kesalahan komunikasi di lini belakang Indonesia nyaris saja bikin Filipina bikin gol pada menit 79. Beruntung Firman masih bisa menyapu. Dari lemparan ke dalam, gawang Indonesia juga terancam walau bola masih tipis melebar.

Nyaris saja Arif Suyono langsung bikin gol beberapa saat usai dimainkan. Bola mengarah ke tiang jauh dan coba ditanduknya meski gagal. Filipina harus bermain minus satu pemain setelah Greatwich mendapat kartu kuning kedua sehingga diacungi kartu merah, usai melanggar Markus pada menit 87.

Susunan pemain

Indonesia: Markus; Zulkifli, Maman, Hamka, M. Nasuha; M. Ridwan, Bustomi, Firman, Okto (Arif '85); Yongky Aribowo, Gonzales (Bambang Pamungkas '92).

Filipina: Etheridge; Gier, Boromeo, Del Rosario, Ray Anthony Jonsson; Gener (Margarse '57), J. Younghusband (Barsales '84), De Jong, Greatwich; P. Younghusband, Araneta (Caligdong '76).
Read More...

Thursday, December 16, 2010

Hasil Semifinal Leg pertama Filipina VS Indonesia

Tim nasional Indonesia menang 1-0 atas Filipina pada leg pertama semifinal Piala AFF 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (16/12/2010). Kemenangan Indonesia ditentukan oleh gol Cristian Gonzales pada menit ke-32. Gol bermula dari umpan Firman Utina langsung ke jantung pertahanan Filipina. Gonzales, yang berada di tengah kotak penalti lawan, menanduk bola masuk ke sudut kanan bawah gawang setelah sempat membentur tiang gawang. Indonesia sebetulnya bisa unggul dengan selisih yang lebih besar seandainya bisa memaksimalkan setidaknya dua peluang lain, yaitu yang diciptakan oleh Gonzales (10') dan Oktovianus Maniani (28'). Sayang, sementara tembakan jarak dekat Gonzales dijinakkan oleh Neil Leonard Dula, eksekusi Okto melambung di atas mistar gawang.

Menurut Saya yang menjadi Man of the Match adalah Ahmad Bustomi karena dia bisa menjadi jangkar dan penyeimbang di lini tengah indonesia, bagaimana dia bisa memainkan bola dan membagi bola dengan sangat baik. Walaupun ada Eloco sebagai pencetak Gol dan juga Zulkifli Sukur yang menyelamatkan gawang Timnas indonesia namun Bustomi lebih dominan dalam pertandingan melawan filipina. Filipina memang bermain bagus namun mereka lebih menonjol dengan permainan Individu para pemainnya seperti younghusband bersaudara yang memiliki skill individu yang mumpuni.
Permainan indonesia sedikit berubah ketika memasuki babak kedua, mereka lebih bermain untuk penguasaan bola dan sesekali melakukan serangan balik. Lumayan terhibur dengan permainan Timnas kali ini yang tidak monoton dengan umpan2 panjang. Indonesia cuma membutuhkan hasil imbang 0-0 di leg kedua, Minggu (19/12/2010) yang kembali berlangsung SUGBK. Semoga Indonesia bisa membawa harum bangsa indonesia dan bisa menjadi juara AFF untuk pertama kalinya, kita wajib memberi dukungan dan doa agar Timnas kita bisa menjadi juara piala AFF. Bravo Indonesia!!!!
Read More...

Thursday, December 09, 2010

Semifinal Piala AFF 2010

Indonesia akan melawan Filipina di babak semifinal Piala AFF 2010. Laga semifinal Piala AFF 2010 ini memakai sistem home & away. Para pemenang di semifinal nantinya akan bertemu di final yang juga memakai sistem yang sama. Indonesia melaju ke semifinal setelah tampil luar biasa dengan menjurai Grup A, sedangkan lawannya yakni Filipina melaju ke semifinal setelah menjadi runner-up Grup B. Adapun Vietnam yang menjadi Juara Grup A bertemu dengan Malaysia yang menjadi Runner-up Grup A. Timnas Filipina tidak akan tampil di depan publiknya saat menjamu Indonesia di semifinal Piala AFF 2010. Sebagai gantinya, Filipina justru mengajukan permintaan untuk tampil di kandang Indonesia dengan alasan tidak ada satupun stadion di Filipina yang dianggap layak oleh AFF untuk menggelar partai internasional sekelas semifinal Piala AFF 2010, maka Filipina dinyatakan tidak bisa menggelar pertandingan kandang. Head to Head
Persaingan antara kedua timnas sudah terjadi sejak tahun 1950an. Sudah 17 kali kedua negara bertemu. Indonesia 16 kali menang. Satu pertandingan lainnya berakhir imbang.

Terakhir kali kedua tim bertemu di tahun 2002. Pada pertandingan di Piala Tiger itu, Sugiantoro dan kawan-kawan berpesta dengan kemenangan 13-1. Saat itu pertandingan digelar di Stadion Utama Senayan. Bambang Pamungkas mencetak empat gol di pertandingan ini.
Indonesia sudah melesakkan 80 gol ke jala Filipina dalam 17 pertemuan. Filipina sendiri punya koleksi 8 gol. Di Piala Presiden 1972, Indonesia juga menang telak atas Filipina. 12-0 Merah Putih menang. Di akhir turnamen, Indonesia menjadi juara kedua setelah kalah 1-3 dari Birma.

Satu-satunya hasil imbang antara kedua negara terjadi di SEA Games 1977 di Kuala lumpur. Skor akhir 1-1. Kedua tim akan berjumpa lagi di semifinal Piala AFF 2010. Indonesia yang punya rekor 100 persen di Grup A tak pelak menjadi favorit dibanding Filipina yang menjadi runner up Grup B dengan satu kemenangan dan dua imbang. Namun dalam sepakbola, segala kemungkinan bisa terjadi.
Dimanapun tempatnya dan bagaimanapun keadaannya kita tentu berharap para pemain Timnas Indonesia dapat mengatasi pemain Filipina dilapangan dan melaju ke babak final Piala AFF 2010.
Jadwal Semifinal Piala AFF

VIETNAM VS MALAYSIA

* Leg 1 Malaysia VS Vietnam -> Malaysia (Tuan Rumah) -> 15 Desember 2010
* Leg 2 Vietnam VS Malaysia -> Vietnam (Tuan Rumah) -> 18 Desember 2010

INDONESIA VS FILIFINA

* Leg Filipina VS Indonesia -> Filipina (Tuan Rumah) -> 16 Desember 2010
* Leg 2 Indonesia VS Filipina -> Indonesia (Tuan Rumah) -> 19 Desember 2010
Read More...

Wednesday, December 08, 2010

Indonesia Membanggakan

Indonesia memastikan meraih hasil sempurna di babak penyisihan grup Piala AFF 2010 usai menundukkan Thailand 2-1. Di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (7/12/2010) malam WIB Indonesia memastikan meraih hasil 100% usai menundukkan musuh bebuyutannya, Thailand dengan 2-1. Hasil tersebut melengkapi kemenangan 5-1 atas Malaysia dan 6-0 saat menghadapi Laos.

Kemenangan atas Thailand didapat Indonesia dengan susah payah karena gawang Markus lebih dulu kebobolan di menit 68. Namun di depan puluhan ribu pendukung tuan rumah, 'Pasukan Merah Putih' bisa membalas dan membalikkan kedudukan lewat dua eksekusi penalti Bambang Pamungkas.
Bermain tiga kali dengan mengumpulkan 13 gol dan cuma kebobolan dua, Indonesia menjadi satu-satunya tim yang meraih nilai sempurna di babak grup AFF Suzuki Cup 2010. Menjadi tuan rumah Grup A, Indonesia berturut-turut menekuk Malaysia 5-1, Laos 6-0 dan Thailand 2-1 di Stadion Gelora Bung Karno. Di babak semifinal mereka akan bertemu runner up Grup B, yang baru akan diketahui Rabu (8/12) malam antara Filipina, Singapura atau Vietnam. Babak semifinal dan final akan menggunakan sistem home and away. Jadi, untuk menjadi juara Indonesia harus melakoni empat pertandingan lagi. Semoga dengan hasil yang didapat indonesia bisa menjadi juara piala AFF untuk pertama kalinya sekaligus menciptakan sejarah baru.
Read More...

Thursday, November 18, 2010

Gonzales Resmi Perkuat Timnas di Piala AFF

Striker andalan Persib Bandung, Christian Gonzales, telah resmi memperkuat tim nasional Indonesia pada laga Kejuaraan Sepakbola Piala AFF Suzuki 2010. Namanya tercantum di deretan pemain yang didaftarkan pelatih timnas Indonesia, Alferd Riedl, ke kejuaraan bergensi tingkat Asia Tenggara itu.

“Saya akan berkerja keras agar Indonesia bisa menang, karena mimpi saya ingin Indonesia juara. Saya siap dipasangkan dengan Babang Pamungkas ataupun Boas Salossa,” kata Gonzales pada jumpa wartawan di kawasan Pakubuwono, Jakarta, Jumat (5/11) malam.

Pemain asal Uruguay ini mengaku senang bisa bermain untuk tim Merah Putih. Ia bahkan rela tidak pulang ke tanah kelahirannya selama enam tahu berturut-turut agar bisa mendapatkan kewarganegaraan Indonesia. “Bahkan ayah saya koma pun saya tidak pulang,” kata suami Eva Nurida Siregar ini.

Menurut Eva, keinginan Gonzales memperkuat tim nasional sangat besar. Setiap melihat timnas main, kata Eva, Gonzales selalu bilang “Saya ingin berlari di sana,” kata Eva menirukan suaminya. Agar bisa mewujudkan keinginan sang suami. Eva pun rela membantu mengurus perpindahan kewarganegaraan Gonzales sejak 2006 silam. Namun, baru 3 November kemarin ayah dua anak ini mendapatkan paspor Indonesia.

Karir Gonzales cukup gemilang di sepakbola tanah air. Pertama kali ia bergabung dengan PSM Makasar, kemudian pindah ke Persik Kediri, dan sekarang memperkuat Persib Bandung. Ia sempat menjadi pemain termahal di Liga Indonesia pada musim kompetisi 2006 lalu dengan bayaran Rp. 1,2 miliar.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Imam Arif mengatakan Gonzales mempunyai beban berat sebagai pemain naturalisasi pertama di Indonesia. “Gonzales harus bisa menunjukkan permainan terbaiknya di AFF nanti,” kata Imam.

Imam menilai naturalisasi bukan solusi terbaik tetapi ini adalah langkah terbaik yang bisa diambil saat ini untuk mengejar prestasi sepakbola Indonesia. “Naturalisasi ini bisa membuat perubahan peta tim nasional dan menciptakan persaingan antar pemain menjadi bagus,” Imam menambahkan.

Dalam daftar pemain AFF tercantum nama Irfan Bachdim. Pemain Persema Malam warga negara Belanda keturunan Indonesia ini prosesnya tidak seperti Gonzales. Menurut Imam, Irfan sudah lama memiliki paspor Indonesia. “Riedl memanggilnya karena menilai kualitasnya bagus,” katanya.

Imam manambahkan BTN telah menetapkan dua puluh lima pemain dari berbagai klub untuk memperkuat timnas di kejuaraan AFF. Selain itu ada lima pemain cadangan yang juga terdaftar siap menggantikan apabila ada pemain yang cidera.

Sebelum berlaga di AFF, tim nasional dijadwalkan akan melakukan tiga kali uji tanding. CEO PT. Liga Indonesia, Joko Driyono membeberkan pada jadwal uji tanding pertama, Indonesia akan menghadapi Filipina pada 16 November di Jakarta. Selanjutnya, Indonesia akan melawan Hongkong (21/11) lalu melawan Taiwan (24/11) di Solo.

Joko mengatakan dana yang dianggarkan untuk tiga uji coba pertandingan itu sekitar Rp. 700 juta – Rp. 1 miliar. “Hampir lima puluh persen habis untuk penyelenggaraan uji coba di Jakarta,” katanya.
Read More...

Indonesia Tuan Rumah Piala AFF 2010

Indonesia terpilih sebagai tuan rumah Piala AFF 2010, bersama Vietnam. Kedua negara akan menjadi tuan rumah bersama. Inilah kali ketiga Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah Piala AFF. Pada tahun 2002, Indonesia menjadi tuan rumah Piala AFF bersama Singapura, sedangkan tahun kemarin (2008), Indonesia menjadi tuan rumah bersama Thailand.

Sejak penyelenggaraan Piala AFF 1996 —sebelumnya bernama Piala Tiger—, hanya tiga negara yang pernah menjadi tuan rumah tunggal. Mereka adalah Singapura, Vietnam, dan Thailand menjadi tuan rumah tunggal tiga musim pertama Piala AFF. Tuan rumah bersama dimulai sejak Piala AFF 2002 dengan venue Indonesia dan Singapura.

PSSI menyatakan,Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) disiapkan kembali sebagai venue. ”Kami akan gunakan SUGBK.Aksesnya dekat dan mudah. Selama ini berbagai eventbesar selalu digelar di sana,” ujar Nugraha Besoes, Sekjen PSSI. Nugraha menambahkan, Indonesia memiliki nilai plus sebagai tuan rumah. Antusiasme penonton juga menjadi nilai tambah Indonesia dalam kampanye tuan rumah Piala AFF 2010. Indonesia Belum Pernah Juara Piala AFF

Dari 7 (tujuh) kali pelaksanaan kejuaraan sepakbola antar negara ASEAN, Piala AFF, Indonesia belum pernah sekalipun menjuarainya. Prestasi terbaik timnas Indonesia mampu sampai laga final namun kalah di laga pemuncak tersebut, ini terjadi pada tahun 2000, 2002, dan 2004. Indonesia dikalahkan Thailand di final tahun 2000 dan 2002, sedangkan di final tahun 2004, Indonesia dikalahkan Singapura.

Sedangkan prestasi terburuk Indonesia di Piala AFF terjadi pada tahun 2006 yang diselenggarakan di Singapura dan Thailand, kala itu Indonesia tidak lolos dari penyisihan grup. Indonesia kalah bersaing dengan Singapura dan Vietnam sehingga tidak mampu lolos ke semifinal.

Menjadi tuan rumah Piala AFF tahun 2010 nanti merupakan sebuah ujian dan bahan evaluasi bagi Indonesia sebelum pengumuman tuan rumah Piala Dunia 2022, dimana Indonesia mencalonkan diri sebagai tuan rumah. Tuan rumah Piala Dunia 2022 menurut rencana akan diumumkan pada bulan Desember 2010. Harapannya adalah Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang baik, dan menjadi juara pertama kalinya pada Piala AFF 2010, serta lolos menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Semoga!
Read More...

Hasil Undian Piala AFF 2010:

Indonesia, Thailand, Malaysia Satu Grup, Skuad Merah-Putih tergabung dalam grup tangguh. Timnas Indonesia diundi dengan Thailand dan Malaysia pada babak penyisihan Grup A Piala AFF 2010 yang diselenggarakan 1-29 Desember mendatang di Jakarta dan Hanoi, Vietnam.

Di Grup B, tuan rumah Vietnam ditantang Singapura dan Myanmar. Demikian hasil pembagian grup Piala AFF 2010 yang dilangsungkan Rabu (15/9) sore di Hotel Sheraton, Hanoi, Vietnam.

Acara drawing dari pesta sepakbola dua tahunan Federasi Sepakbola Asia Tenggara (AFF) ini turut disaksikan langsung oleh sekretaris jenderal PSSI Nugraha Besoes, ketua panitia pelaksana Piala AFF untuk Indonesia Joko Driyono, serta asisten pelatih timnas Indonesia Wolfgang Pikal.

Selain Indonesia, Thailand dan Malaysia, akan turut bergabung di penyisihan Grup A tim pemenang atau juara dari babak kualifikasi yang digelar lebih dulu di Laos pada 16-24 Oktober 2010. Sedangkan runner-up dari hasil kualifikasi Laos akan bergabung di Grup B. Empat negara yang bersaing di babak kualifikasi ini adalah Laos, Kamboja, Timor Leste dan Filipina.
Read More...

Monday, August 23, 2010

Seleksi Timnas Merah Putih

Badan Tim Nasional (BTN) telah mengantongi 48 nama pemain untuk seleksi Timnas Merah Putih. Seleksi digelar di dua kota, untuk wilayah timur telah dilaksanakan tanggal 2–3 Juni 2010 kemarin di Makassar.

Dari 24 pemain yang direncanakan, tiga pemain berhalangan datang. Ketiga pemain tersebut adalah Indonesia, yakni M. Fakhrudin, Ahmad Bustomi dan Benny Wahyudi dari Arema Indonesia. M. Fakhrudin dan Benny batal hadir karena sakit, sedangkan Bustomi melangsungkan pernikahan.

Ketiga pemain tersebut akan ikut seleksi wilayah barat yang akan berlangsung tanggal 6–7 Juni 2010 di Jakarta. Dengan demikian seleksi untuk wilayah barat akan diikuti oleh 27 pemain.

Seleksi dipimpin langsung oleh Alfred Riedl, pelatih asal Austria yang baru saja secara resmi ditunjuk oleh PSSI untuk membesut skuad Merah Putih. Alfred Riedl sudah tak asing lagi bagi pecinta sepak bola Indonesia karena sebelumnya dia adalah pelatih timnas Vietnam.

Alfred Riedl akan didampingi oleh asisten pelatih Wolfgang Pikal, Widodo C. Putro dan Eddy Harto. Di pundak mereka, PSSI menggantungkan harapan prestasi yang selama ini diidam-idamkan, yakni juara SEA Games 2011 dan Piala AFF.

Pemain yang lolos seleksi akan mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) yang rencananya akan dilaksanakan mulai tanggal 14 Agustus hingga 1 Desember 2010.

Ke-48 pemain yang mengikuti seleksi adalah hasil pantauan dari pemandu bakat yang dibentuk oleh BTN. Dari nama-nama tersebut, tidak terdapat empat nama yang selama ini selalu mengisi skuad timnas. Mereka adalah Charis Yulianto dan Isnan Ali (Sriwijaya FC), Ismed Sofyan (Persija) dan Budi Sudarsono (Persib). Berikut daftar lengkap 48 pemain yang dipanggil untuk mengikuti seleksi adalah Jendry Pitoy, Ricardo Salampessy, Boas T. Salossa, Ian Louis Kabes, Imanuel Wanggai, Stevie Bonsapia (Persipura), Kurnia Mega, Ahmad Bustomi, Beny Wahyudi, Irfan Raditya, Mochamad Fakhrudin, Purwaka Yudi, Zulkifli Syukur (Arema), Djayusman Triasdi, Andik Firmansyah (Persebaya), Ambrizal, Arif Suyono, Ferry Rotinsulu, Oktavianus, M. Nasuha, Ponaryo Astaman, Tony Sucipto (Sriwijaya FC), Bambang Pamungkas, M. Ilham, Firman Utina (Persija), Markus H. Maulana, Maman Abdurrahman, Nova Arianto, Eka Ramdani, Atep, Hariono (Persib), Dian Agus Prasetyo, Jajang Mulyana, M. Ridwan, Supardi (Pelita Jaya), Ahmad Sembiring, M. Roby, Hamka Hamzah (Persisam), Saktiawan Sinaga, Yongky Aribowo (Persik), Edy Gunawan, Fery Ariawan (Persiba), Diva Tarkas (PSM), M. Isnaini (PSPS), Danang Wihatmoko (Persijap), Syamsul Arif (Persela), Tantan, Oktavianus Maniani (Persitara).
sumber:http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=2&jd=Sebanyak+48+Pemain+Ikuti+Seleksi+Timnas+Merah+Putih&dn=20100604111109
Read More...

Friday, August 06, 2010

Lucky Acub Zaenal

Pasang surut perjalanan Arema dalam mengejar prestasi tak bisa dipisahkan dari sosok Lucky Acub Zaenal. Sayangnya, pendiri tim berjuluk Singo Edan itu sementara waktu tidak bisa melihat tim kesayangannya berlaga di tanah air. Saat Arema Indonesia meraih juara Superliga Indonesia  2009/10, Lucky hanya bisa terdiam dan menangis. Bukan karena Lucky Acub Zaenal tak lagi sayang pada Arema, namun ketidakhadirannya itu karena cobaan yang tengah menderanya.

Perjuangan Lucky kini amat berat. Ayah tiga anak (satu dari istri pertama yang sudah dicerai dan dua dari istri kedua) ini harus menata mental untuk lebih menguatkan diri menghadapi cobaan yang dihadapinya. Namun, dengan dukungan dari orang-orang tercintanya, Lucky berjuang menjalani kehidupannya yang gelap.

Melihat penampilannya, sekilas memang tidak ada yang berubah pada sosok Lucky. Kesan penampilan nyentrik masih tetap melekat pada pendiri Arema itu. Mengenakan jaket biru dipadu t-shirt warna senada, Lucky terlihat masih peduli dengan penampilannya. Bahkan, ciri khas anting dari emas putih pun masih menggantung di daun telinga sebelah kirinya.

Barangkali yang membedakan hanya tongkat kecil yang kini selalu setia mendampinginya. Tongkat sekitar setengah meter tersebut yang menjadi temannya ketika dia berjalan.
"Saya tidak pernah mengeluh. Dengan begini artinya Allah masih mencintai saya," ucap Lucky sambil meletakkan tongkat kecilnya sesaat setelah dia duduk.

Lucky lantas melanjutkan ceritanya. Sebelum musibah yang merenggut dua indera penglihatannya itu, dia sebenarnya sudah lebih dulu keluar masuk rumah sakit di Malang. Itu terjadi sekitar pertengahan 2004 saat divonis dokter menderita hepatitis C.

"Hampir 13 kali saya keluar masuk rumah sakit. Kesehatan saya pun sudah dalam pengawasan dokter," katanya seraya mengambil rokok dari balik saku jaketnya.

Biaya pengobatan itu pun sampai tak terhitung berapa besarnya. Namun, rasa syukur masih terus menyelimuti Lucky kala dia mendapatkan kabar jika penyakit yang dideritanya mulai membaik. Berita bahagia itu diterimanya Agustus 2005. Kebagiaan itu tak lama dinikmatinya. Tiga bulan berikutnya, sekitar November 2005, ketabahannya menjalani hidup mulai diuji kembali. Penglihatan sebelah kirinya terasa ada yang ganjil.

"Mata kiri saya tiba-tiba kabur. Saya pun lantas ke dokter, anehnya saya divonis terkena glukoma. Padahal saya tidak memiliki riwayat penyakit diabetes," kata pria yang kini tinggal kawasan Lembah Dieng ini.

Dalam hitungan hari, musibah datang silih berganti. Selang dua minggu, belum hilang rasa penasarannya, Lucky divonis terkena migran. Saat itu juga, mata sebelah kiri yang awalnya masih kabur akhirnya total tak bisa melihat. Lucky Azub Zaenal pun menjalani perawatan medis lebih intensif. Sampai keadaan ekonomi keluarganya porak poranda untuk membiayai pengobatannya.

"Dalam keadaan itu saya masih bisa bekerja, malah saya sempat menyaksikan final Copa Indonesia di Jakarta. Tapi, saat itu penglihatan saya sudah tidak beres. Saya sudah tidak bisa melihat bola, yang terlihat cuma pemain yang berlari-lari," kenangnya.

Ujian tak berhenti di situ. Awal Januari 2006, ganti penglihatan mata sebelah kanannya mengalami gangguan. Yang dia rasakan mirip seperti kejadian mata sebelah kirinya beberapa waktu lalu.

"Untuk melihat kok kabur? Saya sudah mulai cemas. Ada ketakutan yang mulai membayangi saya saat itu," tambahnya.

Upaya pengobatan medis yang ditempuhnya tak membuahkan hasil. Justru satu bulan berikutnya, Februari, penghilatan kanannya menurun drastis. Jarak pandangnya tinggal 25 persen saja. Namun Lucky Acub Zaenal masih bisa melihat sinar, termasuk menyaksikan perubahan siang dan malam. Lalu?

"Sekitar Maret, kedua mata saya buta. Saya pun butuh menata mental menerima keadaan saya. Ini pukulan berat bagi saya," kata Lucky.

Tangis Lucky pun pecah. Dia tampak sekali tak bisa menyembunyikan goncangan hebat yang sedang menimpanya.

"Tapi, anak dan istri saya sangat luar biasa perjuangannya. Keluarga dan orang-orang terdekat saya yang mampu membuat saya bisa bangkit seperti sekarang," ujarnya dengan suara parau.

Dukungan keluarganya terus mengalir. Lucky pun dibawa ke Jakarta untuk menjalani pengobatan. Namun, kepedihannya makin menjadi setelah sekian lama menjalani pengobatan, tapi dokter yang menangani malah menyatakan angkat tangan.

"Yang saya khawatirkan terjadi, kedua mata saya buta. Berat sekali rasanya. Saya harus siap dengan problematika vonis yang diberikan dokter yang menangani saya," ujarnya.

Kami dari penyelenggara Charity Match Garuda Merah vs. Garuda Putih ingin berbuat sesuatu, agar Lucky tetap bersemangat dan tetap memiliki motivasi, agar percaya bahwa penyakitnya bisa sembuh. Walaupun, kata Lucky hanya mujizat yang bisa menyembuhkannya. Mari kita dukung, lahirnya mujizat untuk sang pelopor dan sang pahlawan Arema Indonesia. Lucky Acub Zaenal.

PROFIL Lucky Acub Zaenal

Nama: Lucky Acub Zaenal
Lahir: Malang, 1960
Karier:
    * Pembalap Nasional 1980/90-an
    * Pendiri dan Pengurus Arema (1987-2003)
Sumber : Buku Program "Charity Match Garuda Merah vs. Garuda Putih"
Read More...

Kim Jeffrey Kurniawan

Kim Jeffrey Kurniawan, pemain berusia 20 tahun yang saat ini memperkuat FC Heidelsheim, sebuah klub yang berkompetisi di Verbandsliga Nordbaden Jerman (satu level di bawah divisi 3 Bundesliga).Memang, klubnya saat ini bukanlah raksasa seperti Bayern München. Tapi sebagai lulusan Karlsruher SC, setidaknya Kim merasakan betapa ketatnya persaingan di sebuah negara yang pernah tiga kali juara dunia.Postur tubuhnya tak jauh beda dengan seorang Lionel Messi. Kim Jefry Kurniawan berpaspor Jerman, karena sejak lahir ia terus berdomisili di negeri sang ibunda. Di sana, ia mungkin tak banyak mengenal tentang negara kelahiran ayahnya, terutama tentang sepakbola Indonesia. Maklum saja,Indonesia belum cukup berprestasi di kancah dunia untuk bisa dikenal banyak orang di Barat.

Meski demikian, sejarah kakeknya yang bernama Kwee Hong Sing akan selalu melekat di dalam hati Kim. Ternyata, sang kakek pernah membela Persija Jakarta dan juga tim nasional Indonesia di era 1950-an. Kala itu, Indonesia ditangani seorang pelatih asal Yugoslavia, Antun Pogacnik. Di bawah asuhan Pogacnik, timnas lumayan bersinar. Beberapa hal yang perlu dicatat adalah kesuksesan Indonesia meraih medali perunggu Asian Games 1958, nyaris mengungguli Uni Soviet yang diperkuat Lev Yashin di Olimpiade 1956,
menundukkan Cina di Kualifikasi Piala Dunia 1958, dan menjuarai Piala Merdeka 1961 dan 1962 di Malaysia. Selain itu, Kwee Hong Sing juga mencicipi beberapa gelar bersama Persija.
Biodata Kim Jefry Kurniawan
Nama Lengkap: Kim Jeffrey Kurniawan
Tempat Lahir: Mühlacker (sebuah kota kecil dekat Stuttgart)
Tanggal Lahir: 23 Maret 1990
Tinggi Badan: 167 cm
Berat Badan: 60 kg
Nama Ibu Kandung: Uschi Kurniawan
Nama Ayah Kandung: Petrus Kurniawan


Did You Know?

* Neneknya Kim berasal dari Bandung, sedangkan kakeknya dari Kudus.
* Klub favorit Kim Jefry Kurniawan adalah FC Barcelona dan Bayern Munich.
"Di luar negeri, favorit saya adalah FC Barcelona, karena menurut saya, mereka memainkan sepakbola terbaik di seluruh dunia. Saya suka cara mereka bermain, dengan menerapkan umpan-umpan pendek dengan teknik tingkat tinggi. Kemudian klub favorit saya di Jerman adalah Bayern Munich."
* Pemain favorit Kim Jefry Kurniawan adalah Xavi Hernandez, Cesc Fabregas dan Lionel Messi.
"Mereka semua adalah pemain dengan teknik tinggi, mempunyai visi dan mampu mengendalikan pertandingan. Selain itu, cara mereka mengolah bola dan mengumpan sangat cemerlang, dan mereka juga bagus secara defensif [Xavi dan Fabregas]."
* Makanan favorit Kim adalah salad dengan campuran dada ayam.
"Sedangkan makanan favorit saya dari Indonesia adalah bakmi goreng." [tersenyum]
* Selain sepakbola, Kim Jefry Kurniawan sedang mengambil kuliah jurusan bisnis di Pforzheim.
"Ini akan menghabiskan waktu tiga tahun lagi dan saya akan mendapatkan ijazah. Selain itu, saya senang bergaul dengan teman-teman saya dan juga mencintai musik. Favorit saya adalah musik aliran R&B dan soul."
* Kim sudah ke Indonesia sebanyak tiga kali (tahun 2001, 2007, dan 2009).
"Semua saudara dari ayah tinggalnya di Indonesia, jadi kami sering mengunjungi mereka. Selain itu, kami berlibur ke Bali yang menurut saya adalah tempat terindah di dunia. Terdapat beberapa pengalaman penting di sana, karena kehidupan di Jerman sangat berbeda dengan gaya hidup di Indonesia. Semua orang sangat baik dan bersahabat di Indonesia, dan hal seperti ini sangat menyenangkan.
* Bersama Karlsruher SC, Kim Jefry Kurniawan pernah mencicipi gelar Sauerland Cup, sebuah kejuaraan handball di Jerman.
Read More...

Monday, July 19, 2010

Sepakbola Kampung tapi Tidak Kampungan

       Olahraga paling akbar didunia sekaligus menjadi tontonan bagi milyaran umat manusia. Ya, Sepakbola namanya, trus berkembang selaras dengan perkembangan dunia. Sudah bukan hal yang aneh lagi apabila kita mendengar kata sepakbola, setiap sudut kota maupun di tempat terpencilpun semua tau apa itu sepakbola. Sepakbola ditempat terpencil atau orang sering menyebut Sepakbola kampung merupakan hal menarik yang patut kita ikuti dan seharusnya mendapat perhatian dari Pencari bakat sepakbola dinegeri ini. Seperti yang telah kita ketahui, kebanyakan tim di indonesia pencarian bakat dilakukan di SSB (Sekolah Sepakbola) tanpa sadar ataupun karena ada faktor lain banyak sekali bakat-bakat sepakbola dikampung-kampung terpencil. 

       17 Agustus adalah hari kemerdekaan negara kita yang diperingati secara meriah dan selalu istimewa bagi masyarakat indonesia, tak terkecuali turnament Sepakbola Kampung Tahunan yang dilaksanakan setiap perayaan hari kemerdekaan RI. Disitu kita bisa liat ratusan anak-anak yang mempunyai bakat sepakbola yang luar biasa, mereka pemain amatir namun bermain layaknya pesepakbola profesional dari cara menggocek mereka, selebrasi ataupun aksi-aksi yang memukau. Kenapa pencari bakat tidak sampai ke Kampung-kampung tersebut, padahal mereka sangat berbakat dan mempunyai talenta yang harusnya diberi wadah dan bimbingan oleh pihak yang bertanggung jawab untuk kemajuan sepakbola kita. 

       Sepakbola modern selalu menunjukkan permainan cantik dan menghibur yang didasari dengan pembibitan bakat yang bagus, sepakbola kampung pun mencoba mempraktekan hal tersebut sehingga walaupun namanya Sepakbola Kampung Tapi Tidak Kampungan. Inilah yang menjadi hal menarik dari sepakbola kampung, perlu diingat juga bahwa Roberto Carlos, Rivaldo dan banyak bintang lainnya yang berasal dari sepakbola kampung sebelum akhirnya mereka menjadi bintang. Dilihat dari fasilitas Sepakbola kampung diindonesia saya kira lebih unggul dari sepakbola kampung diluar negeri, kita lihat di Brazil orang-orang kampung disana bermain bola di pantai, jalan, dan gedung-gedung yang sudah tidak terpakai. Di Indonesia, hampir setiap kampung memilki lapangan Bola walaupun tergolong kurang memadai tapi setidaknya negeri kita lebih unggul masalah sepakbola kampung dengan negara lain. 

        Bagaimana dengan pembibitan bakat-bakat yang ada? patut dipertanyakan, dari sekian juta bangsa indonesia yang bisa bermain bola kurang mendapatkan perhatian saya rasa. Dari situlah harusnya SSB mencari bakat, coba ada acara di TV semisal "Indonesia Mencari Bakat" ada acara khusus yang meliput sepakbola kampung yang diadakan PSSI misalnya"PSSI mencari Bakat" dengan mengadakan turnament dikampung-kampung. Pasti akan menemukan banyak bakat terpendam dari sepakbola kampung. Namun semua itu juga harus didukung dengan Koordinasi dan biaya yang istimewa.
        Semoga menjadi acuan saja bahwa Sepakbola Kampung tapi Tidak Kampungan memang layak untuk menjadi agenda masa depan kita dan bisa memberi yang terbaik bagi bangsa Indonesia. 
Bravo Sepakbola Indonesia!!!!
Read More...

Wednesday, July 14, 2010

Blogger ITN dan Sepakbola

        Sepakbola, olahraga paling dicintai dibumi ini. Skill, Mental, Fisik menyatu dan menjadi tontonan yang menarik bagi para penonton. Awal mengenal sepakbola pada 1998 saat itu sedang ramai Piala Dunia di Perancis dimana saat itu saya belum menjadi BLOGGER ITN dan masih menginjak kelas 3 SD, dari situ saya bermain bola dan terus menambah pengetahuan saya untuk bermain bola. Ronaldo, Rivaldo, Zinedine Zidane, Didier Deschamp menjadi inpirasi saya pada waktu itu karena melihat permainan mereka yang sangat impresif. 
         Sampai saat ini saya menjadi BLOGGER ITN masih ingat bagaimana mereka memainkan bola dengan dengan sangat bagus. Terutama Zidane, sebagai BLOGGER ITN saya sangat mengidolakan Zidane karena gaya sepakbolanya yang elegant, tenang dan sikap tempramennya yang tinggi menjadi bumbu dari skill seorang Zidane. Sebagai BLOGGER ITN sepakbola sudah memberikan banyak inspirasi, mengenal sepakbola adalah hal yang sangat menyenangkan bagi saya. Bermain bola membawa kesenangan tersendiri karena selain sehat juga memberi efek positif dalam segala hal, sebagai BLOGGER ITN saya hanya pemain bola ecek-ecek yang hanya mengenal hal dasar dari sepakbola.Setelah mengenal dunia BLOG kini menjadi BLOGGER ITN lebih banyak lagi memberikan pengetahuan dan ilmu tentang dunia sepakbola. Berharap bisa eksis dalam memberikan  dan menambah pengetahuan tentang sepakbola. Bermain Bola dan menjadi BLOGGER ITN adalah hal sangat menyenangkan, walaupun tidak sampai ke level pesepakbola Profesional dan juga bukan sebagai Master dalam dunia BLOG. Jadi, menjadi Blogger ITN dan bermain bola adalah hal yang sama pentingnya...
Read More...

Tuesday, July 13, 2010

Komunitas Blogger ITN

        Adalah sebuah komunitas kecil dari para Blogger ITN Malang yang ingin eksis dalam dunia Blogger, kami hanya seorang blogger biasa saja yang ingin mencoba menjadi luar biasa. Setelah sekian lama nge-Blog ada Usulan dari beberapa teman Blogger ITN Malang untuk membuat wadah untuk para Blogger ITN Malang agar bisa berbagi informasi dan untuk mempererat tali Silatuhrahmi sesama Blogger ITN Malang serta bisa terbentuknya Solidaritas dan kepedulian untuk berbagi sesama Blogger ITN Malang dan Komunitas Blogger lainnya.

        Komunitas Blogger ITN Malang memang masih dalam tahap pengembangan, karena tidak semua yang bergabung diKomunitas ini berstatus MASTER. Maka dari itu, kita disini bersatu untuk saling berbagi ilmu dalam membangun Komunitas Blogger ITN Malang agar lebih maju kedepannya. So, mari para Blogger ITN Malang untuk membangun komunitas ini menjadi besar dan kita berharap agar bisa terus eksis di dunia Blog.

       Kebersamaan adalah inti dari Komunitas Blogger ITN Malang yang membangun kekuatan yang menandakan bahwa sebagai komunitas kita tidak hanya perlu memperhatikan komunitas kita namun Kita juga menaruh simpati terhadap komunitas lain. Komunitas Blogger ITN Malang Terdiri dari macam-macam materi yang berbeda-beda dengan tujuan yang sama yaitu untuk berbagi dengan sesama.

        Banyak hal yang bisa kita lakukan di Komunitas Blogger ITN Malang ini dari hanya sekedar iseng sampai kepada hal-hal yang serius akan kita dapatkan untuk itu kita mengajak para blogger untuk begabung bersama  Blogger ITN Malang karena Komunitas ini adalah forum terbuka bagi siapa saja tanpa mengenal batasan ras, agama dan perbedaan sosial.
Change The World With BLOG And Enjoy This Community!!!
Read More...

World Cup Award FIFA

       Fifa World Cup 2010 Afrika Selatan sudah berakhir namun masih menyimpan kenangan yang sangat mengesankan. Fifa selaku federasi sepakbola tertinggi di dunia mengumumkan World Cup Award Fifa yang berlangsung kemaren diantaranya Pemain terbaik, Top Skor, Pemain Muda terbaik dan Tim Fair Play. Berikut Hasil dari World Cup Award FIFA :
        

Winner : Spain


Runners-Up : Netherlands

Third : Germany

Fourth : Uruguay


Adidas Golden Ball 
        Adidas Golden Ball award atau Pemain terbaik diraih oleh Diego Forlan. Forlan tampil dipiala Dunia dan mengantarkan uruguay menduduki peringkat 4 dan mencetak 5 goal. dia kalah GPM (goal per menit) dari Thomas Muller.
Adidas Golden Shoe And Best Young Player 

     Thomas Muller dinobatkan sebagai Golden Shoe ( Top Skor ) dengan mencetak 5 Goal sepanjang selama Piala Dunia berlangsung Sekaligus menjadi pemain Muda terbaik Fifa World Cup 2010.

Last Man Of The Match 
      Penampilan Andreas Iniesta selama Piala Dunia memang Fantastis, umpan, Passing, serta akselerasinya sangat memukau terlebih saat partai Grand Final lawan Belanda dia mencetak goal semata wayang sekaligus mengatarkan Spanyol juara Piala Dunia 2010. Dia pantas dinobatkan sebagai Last Man of The Match di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.
Gloves Golden Award
     Piala Dunia juga menobatkan Iker Casillas sebagai kiper terbaik Piala Dunia 2010, Walaupun gagal mengawal gawang Spanyol dipertandingan awal melawan swiss tapi setelah itu dia bermain bagus dan berhasil menghalau beberapa peluang musuh. Team Fair Play di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan diraih Spanyol.





Read More...

Monday, July 12, 2010

Spanyol Juara Piala Dunia 2010

Akhirnya Timnas Spanyol  juara Piala Dunia 2010 Afrika Selatan setelah mengalahkan Belanda 1-0 pada babak final Piala Dunia. Kemenangan Spanyol ditentukan oleh gol Andres Iniesta pada menit ke-116. Gelar ini sekaligus mengawinkan gelar juara Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2008. Spanyol pantas berlega hati atas hasil itu. Mendominasi pertandingan sejak awal, tapi mereka kesulitan mencetak gol ke gawang belanda.

Pada menit kelima, Spanyol menciptakan peluang emas melalui Sergio Ramos. Dari tengah kotak penalti, ia menanduk umpan Xavi tepat ke tengah gawang, yang sayangnya berhasil digagalkan Maarten Stekelenburg. Belanda sempat membalas ancaman itu dengan sebuah tembakan akurat yang dilepaskan Dirk Kuyt dari luar kotak penalti. Namun, tembakan itu begitu lemah sehingga mudah diantisipasi Iker Casillas.

Pada menit ke-11, Ramos kembali membahayakan gawang Belanda. Dari sektor kiri pertahanan Belanda, ia mengirim bola ke tengah gawang. Namun, bola berhasil diblok John Heitinga. Semenit berselang, David Villa menguasai umpan Xabi Alonson di sisi kiri dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan yang juga melenceng dari sasaran. Tak mau terus tertekan, Belanda mencoba bergerak maju pada menit ke-15. Selain agresif dalam merebut bola, mereka juga lugas dalam melakukan serangan ketika berhasil menguasainya.

Sayang, meski mampu mengurangi dominasi Spanyol, Belanda masih kerap melakukan kesalahan umpan sehingga usaha mereka kerap patah di tengah jalan.

Di tengah kesulitan itu, Belanda mendapat tendangan bebas, menyusul pelanggaran Carles Puyol kepada Arjen Robben. Wesley Sneijder yang dipercaya mengeksekusi hadiah mengirim tendangan langsung ke gawang Casillas. Namun, Casillas berhasil mengamankan bola.

Meski gagal, ancaman itu semakin melambungkan kepercayaan diri Belanda. Mengandalkan permainan sayap, mereka mencoba menembus benteng Spanyol. Spanyol yang sempat solid dalam melakukan pressing di menit-menit awal agak kerepotan, terutama menghadapi pergerakan Arjen Robben di sisi kiri pertahanan mereka.

Untungnya, koordinasi permainan Belanda kurang kompak. Robben beberapa terlihat kesulitan menemukan rekan untuk diumpan. Bola pun kerap hilang akibat jatuh di kaki lawan atau direbut mereka. Belanda yang tak mau tertekan berusaha melakukan pressing kepada Spanyol. Usaha ini cukup efektif meredakan alur serangan Spanyol yang menggelora di menit-menit awal.

Pertandingan kemudian berlangsung alot dan nyaris tanpa peluang berarti. Aksi perebutan bola pun berlangsung semakin panas dan keras. Pelanggaran demi pelanggaran berujung kartu kuning semakin sering terjadi. Situasi terus berlangsung tanpa solusi, sampai pada menit ke-37, Belanda mendapat hadiah sepak pojok. Sneijder yang melakukan eksekusi mengirim bola kepada Mark van Bommel yang meneruskannya kepada Joris Mathijsen di tengah kotak penalti Spanyol.

Sayang, Joris Mathijsen yang berada dalam posisi nyaris tak terkawal gagal menjangkau bola sehingga keluar lapangan. Spanyol membalas ancaman itu melalui Pedro Rodriguez pada menit ke-38. Namun, tendangannya dari luar kotak penalti juga meleset dari sasaran. Menjelang akhir babak pertama, Robben melepaskan tendangan keras dari tengah kotak penalti ke sudut kiri bawah gawang Spanyol. Namun, bola berhasil ditepis Casillas. Itu merupakan peluang terakhir di babak pertama.

Pada menit ke-48, Spanyol berhasil membahayakan gawang Belanda. Ancaman bermula dari sepak pojok Xavi ke kotak penalti, yang ditanduk Puyol. Bola kemudian bergulir ke dekat Joan Capdevilla. Namun, Capdevilla yang berdiri nyaris tanpa kawalan gagal menjangkau bola sehingga bola keluar lapangan. Belanda membalas ancaman itu dengan tembakan jarak jauh Arjen Robben pada menit ke-52. Sayang, tembakannya melenceng dari sasaran.

Setelah itu, tak ada serangan berbahaya sampai pada menit ke-62, Robben berhasil menjangkau umpan terobosan Sneijder, menggiringnya sendirian sampai berhadapan dengan Casillas, sebelum melepaskan tendangan, yang sayangnya mengenai kaki Casilla sehingga bola keluar lapangan.

Spanyol baru bisa membalas ancaman itu pada menit ke-68 melalui David Villa. Memanfaatkan bola yang lepas dari kontrol John Heitinga, ia melepaskan tembakan dari depan mulut gawang, yang sayangnya masih bisa diblok oleh Heitinga. Belanda belum menciptakan ancaman ketika pada menit ke-77, Sergio Ramos berhasil menanduk bola sepak pojok Xavi dari tengah kotak penalti, tetapi bola meluncur ke atas mistar gawang.

Selanjutnya, Spanyol tampak kembali memainkan penguasaan bola dan perlahan mendominasi permainan Belanda. Namun, Belanda dengan tenanga meredamnya dan pada menit ke-82, mereka menyelipkan serangan balik yang dipimpin Robben.

Saat itu, ia sendirian mencoba mengejar umpan Robin van Persie. Setelah berebut bola dengan Puyol, Robben berhasil menguasai bola. Namun, belum sempat melepaskan tembakan, Casillas keburu merangsek mengamankan bola.

Walau gagal, serangan itu memacu kembali semangat Belanda. Kedua kubu pun kembali saling rebut bola dan bertukar serangan. Namun, sampai peluit berbunyi panjang, tak ada gol tercipta dan babak tambahan pun terpaksa dimainkan. Dua menit babak tambahan berjalan, Spanyol memberikan tekanan yang berujung jatuhnya Fabregas di kotak penalti. Namun, Howard Webb menyatakan tak ada pelanggaran. Memendam kecewa, Spanyol melanjutkan tekanan mereka sampai pada menit ke-95, Fabregas melepaskan tembakan akurat, yang masih bisa diblok Stekelenburg.

Belanda membalas ancaman itu dengan sebuah serangan balik yang dipimpin Arjen Robben. Namun, bek Spanyol berhasil membuang bola keluar lapangan. Belanda belum menciptakan ancaman baru ketika Spanyol kembali menggebrak melalui Andres Iniesta pada menit ke-99. Ia masuk kotak penalti, tetapi belum sempat melepaskan tembakan, Van Bronckhorst berhasil menyontek bola.

Tak mau kehilangan momen, Spanyol melanjutkan tekanan mereka yang berujung tembakan Jesus Navas, yang melenceng ke sisi kiri gawang Belanda.

Meski gagal, Spanyol tak menurunkan intensitas serangannya. Nyaris tak terancam, mereka menciptakan sejumlah ancaman yang tak membuahkan gol samppai akhir babak tambahan pertama. Di awal babak tambahan kedua, Belanda kembali dipaksa bertahan. Belum sempat bangkit, mereka terkena bencana kartu kuning kedua John Heitinga akibat melanggar Andres Iniesta pada menit ke-110.

Meski begitu, Belanda masih berusaha memberi perlawanan. Sayang, belum menciptakan ancaman berarti, mereka malah kecolongan gol Iniesta pada menit ke-116. Memanfaatkan umpan terobosan Cesc Fabregas, ia mengirim bola masuk dari tengah kotak penalti ke sudut kanan bawah gawang Stekelenburg.

Bagi saya sebagai Blogger ITN, Apapun yang terjadi ini adalah sejarah baru bagi Piala Dunia karena Spanyol Juara Piala Dunia untuk pertama kalinya, untuk belanda mungkin ini bukan saatnya tapi kita patut memberikan apresiasi kepada belanda karena mereka memiliki semangat juang yang tinggi. Semoga apa yang sudah diperjuangkan kedua timnas bisa menjadi panutan buat timnas kita. Goodbye World Cup in Africa n' See u in Brazil on World Cup 2014.. waka waka e..eee..ee....

Read More...

Friday, July 09, 2010

Frederick Omar Kanoute

Frederick Omar Kanoute, mungkin nama itu kurang begitu familiar bagi orang yang jarang menonton sepak bola. Dia adalah seorang striker yang bermain di salah satu klub liga BBVA(Spanyol), Sevilla. Dia berkewarganegaraan Mali. Apa istimewa dari pemain ini?selain piawai dalam mencetak Gol, Kanoute juga merupakan muslim yang taat. Peristiwa berikut adalah buktinya.
Peristiwa berikut adalah buktinya.

Pada awal musim lalu (2007/2008) Fredrick Omar Kanoute sempat membuat orang tercengang, mengapa? Dia menutup dada seragam klubnya pada bagian sponsor karena sponsor klubnya adalah sebuah rumah judi. Karena perbuatannya, ia diancam akan didenda oleh klubnya. Namun ia bersikeras, dan merasa bahwa judi itu adalah perbuatan syetan, dan ia tak mau yerjebak di dalamnya. Akhirnya karena prestasinya pada musim sebelumnya yang mampu mengantar Sevilla menjuarai piala UEFA mereka pun berdamai. Tak lama setelah berkonsultasi dengan “Guru Spiritualnya” Kanoute mau memperlihatkan logo sponsor. Dan iapun menyumbangkan gajinya untuk kegiatan sosial.

Peristiwa paling mutakhir lah yang paling menghebohkan. Pada wal musim ini (2008/2009) tepatnya pada 7 Januari 2009 lalu saat Sevilla menjamu Deportivo La Coruna dalam lanjutan Copa Del Rey (Piala Raja) yang berkesudahan 2-1 untuk kemenangan Sevilla. Dalam pertandingan itu Fredrick Kanoute mencetak satu buah Gol pembuka. Namun bukan Golnya yang membuat Heboh. Caranya men-selebrasikan gol-lah yang membuat orang tercengang. Sebagaimana kita tahu bahwa saat itu Palestina sedang dibombardir oleh serangan brutal Israel. Sebagai aksi kepeduliannya, ia merayakan Gol dengan membuka kausnya dan memperlihatkan kaus dalamnya yang bertuliskan kata “Palestina” dalam berbagi bahasa(lihat Gambar). Karena perbuatannya tersebut ia didenda 3000 euro(+ 44,5 juta rupiah) oleh RFEF(Asosiasi sepak bola Spanyol).Bahkan UEFA dan FIFA pun mengkritisi tindakannya meski belum sampai menjatuhkan sanksi.

Selain itu, kabarnya ia telah membeli sebuah masjid di kota Sevilla dengan gajinya. Awalnya Masjid tersebut adalah milik pemerintah, namun karena tidak ada yang mengurus karena jumlah Muslim di Sevill cukuo sedikit meskipun cukup banyak di Provinsi Andalusia, masjid tersebut hendak dijual. Dan Kanoute pun menyelamatkannya.
Selain itu Kanoute juga aktif di bidang sosial. Sebagian gajinya ia sumbangkan ke panti Asuhan. Kanoute juga berusaha memajukan pendidikan anak-anak di Negara asalnya, Mali, yang terkenal banyak penderita Demam Berdarahnya.

Mungkin jika kita tilik, Kanoute tinggal di Spanyol yang mayoritas adalah nonMuslim, namun hal tersebut tidak membatasi gerak dakwah Kanoute, meskipun hanya minoritas, tak jadi masalah. Segala keterbatasan mampu ia kalahkan. Sementar kita di Indonesia yang sangat dibebaskan dan mayoritas adalah Muslim, masih kalah jauh dari Kanoute. Semoga apa yang dilakuka Kanoute dapar membuka ummat Muslim di dunia untuk terus menegakkan agama Allah dalam keadaan apapun. Sebagaimana firmannya:
Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.(QS Muhammad 47:7)

sumber: http://opoanane.blogspot.com/2009/03/belajar-dari-frederick-kanoute.html Read More...

Final Piala Dunia 2010 Spanyol VS Belanda

Piala Dunia 2010 tinggal 2 Pertandingan lagi, perebutan tempat 3 & 4 dilanjutkan partai Grand Final.  Prediksi Final Piala Dunia 2010 Belanda Vs Spanyol sangat menarik untuk diberbincangkan. Pertandingan  paling dinanti oleh pecinta sepakbola didunia yang mempertemukan dua team antara Spanyol VS Belanda yang akan berlangsung di Soccer City Stadium, Johannesburg. 

Prediksi Pertandingan Belanda Vs Spanyol di Piala Dunia 2010 ini sangat banyak yang menyimak dan menarik untuk diperhatikan, karena banyak yang menduga bahwa team yang akan memasuki babak final ini yaitu Jerman untuk melawan Belanda tapi  faktanya yang masuk final piala dunia yaitu Belanda Vs Spanyol. Sebuah pertandingan  yang nantinya akan Mencetak sejarah dan melahirkan Juara Piala Dunia Baru di tahun 2010 ini.

Pemain yang menjadi Sorotan dari kedua team adalah Wesley Snejder dan David Villa, karena mereka sedang dalam On Fire, kedua pemain sudah mencetak masing2 5 goal di piala dunia 2010 ini..

Bagi Belanda pastinya akan tampil ngotot demi mengubur imej sebagai “juara tanpa mahkota”. Laga final kali ini juga menjadi pencapaian terbaik “The Flying Dutchman” setelah 32 tahun silam, saat mereka telakhir kali menapak ke partai puncak pada Piala Dunia 1978 di Argentina.

Sementara Spanyol juga pasti bakal tampil dengan motivasi yang tinggi saat bentrok di Soccer City Stadium, Senin (12/7/2010) dini hari WIB. Selain karena ini merupakan final pertama mereka dalam sejarah, Spanyol juga memiliki ambisi lain yakni mengikuti jejak Prancis yang sebelumnya berhasil menyandingkan gelar Juara Dunia 1998 dengan Euro pada 2000. Spanyol yang pada 2008 lalu sukses menjadi kampiun Eropa bertekad mengawinkannya dengan trofi Jules Rimet di 2010.

Jika menilik sejarah pertemuan kedua tim, baik Belanda dan Spanyol belum pernah bentrok di ajang resmi seperti Piala Dunia atau Euro. Tapi, menurut data yang dikutip dari Soccerbase, kedua tim telah sembilan kali bentrok, dimana Belanda dan Spanyol sama-sama mengoleksi empat kemenangan dan sekali imbang.

Pertempuran dua poros kekuatan Eropa ini terjadi pada Olimpiade 1920/1921 di Antwerp Belgia. Saat itu, Spanyol berhasil membukukan kemenangan pertamanya atas Belanda dengan skor 3-1.

Duel kedua  tim terjadi
kembali di laga persahabatan pada laga uji coba di Santiago Bernabeu, 30 Januari 1957. Saat itu, Spanyol yang berstatus tuan rumah harus bersusah payah mengalahkan Belanda. Setelah bermain imbang 0-0 selama 90 menit, La Furia Roja akhirnya menang 5-1.

Di pertemuan ketiga yang lagi-lagi terjadi dalam sebuah laga uji coba, Belanda berhasil membungkam Spanyol 3-2 di Amsterdam, 2 Mei 1973. Pada duel uji coba keempat di Balaidos, 23 Januari 1980, Spanyol kembali berhasil membalas kekalahan berkat kemenangan 1-0.

Pada tahun 1983, kedua tim bentrok di babak kualifikasi Euro 1984 di Prancis. Dalam dua kali pertemuan home & away, kedua tim saling mengalahkan. Spanyol yang mendapat kesempatan menjadi tuan rumah pertama, berhasil membungkam Belanda 1-0 di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan. Sementara pada laga away di Rotterdam, Belanda berhasil membalas dengan kemenangan 2-1. Namun, karena kalah agresifitas gol tandang, Belanda harus tersingkir dan gagal lolos ke putaran final. Sementara Spanyol yang lolos, finish di sebagai runner-up, kalah dari Prancis di final.

Selebihnya, kedua tim sempat tiga kali bersua di ajang uji coba. Pada 1987, kedua tim bermain imbang 1-1, sementara pada 2000, Belanda menang 2-1. Di pertemuan terakhir pada 27 Maret 2002 lalu, Belanda kembali berhasil menaklukkan Spanyol dengan skor tipis 1-0 lewat gol tunggal legendanya, Frank De Boer di Rotterdam. Nah, di pertemuan ke-10nya di final nanti, siapakah yang keluar sebagai juara?

============================================================

Pertandingan terakhir BELANDA | piala dunia 2010:

7 Jul 2010       Uruguay 2 – Belanda 3
2 Jul 2010       Belanda 2 – Brasil 1
28 Jun 2010   Belanda 2 – Slowakia 1
25 Jun 2010  Kamerun 1 – Belanda 2
19 Jun 2010   Belanda 1 – Jepang 0

Pertandingan Terakhir SPANYOL | piala dunia 2010:

8 Jul 2010       Jerman 0 – Spanyol 1
4 Jul 2010      Paraguay 0 – Spanyol 1
30 Jun 2010  Spanyol 1 – Portugal 0
26 Jun 2010  Cili 1 – Spanyol 2
22 Jun 2010  Spanyol 2 – Honduras 0

Rekor pertemuan Spanyol dan Belanda

- Total pertemuan: 8 (Spanyol menang 3, Belanda menang 4, seri 1)

- Pertemuan pada kualifikasi zona Eropa: 2 (Spanyol menang 1, Belanda menang 1)
1984, Rotterdam, 16/11/1983:            Belanda 2:1 (1:1) Spanyol di penyisihan grup
1984, Sevilla, 16/02/1983:                    Spanyol 1:0 (1:0) Belanda di penyisihan grup

- Pertemuan di pertandingan persahabatan: 6 (Spanyol menang 2, Belanda menang 3, seri 1)
2001, Rotterdam, 27/03/2002:        Belanda 1:0 (1:0) Spanyol
2000, Sevilla, 15/11/2000:                 Spanyol 1:2 (0:0) Belanda
1987, Barcelona, 21/01/1987:           Spanyol 1:1 (0:1) Belanda
1980, Vigo, 23/01/1980:                      Spanyol 1:0 (0:0) Belanda
1973, Amsterdam, 02/05/1973:      Belanda 3:2 (2:1) Spanyol
1957, Madrid, 30/01/1957:                 Spanyol 5:1 (1:0) Belanda


Memang sulit menebak siapa yang akan memenangkan pertandingan, namun sebagian besar pecinta sepakbola menjagokan spanyol karena permainan cantik yang diperagakan selama Piala Dunia. Belanda yang dikenal dengan Total Football nya di piala dunia kali tidak begitu terlihat karena mereka memainkan sepakbola efektif dalam arti tidak seperti di turnament sebelumnya yang bermain indah di setiap pertandingan, mereka lebih memilih kepada hasil pertandingan. 
Read More...

Thursday, July 08, 2010

Final Pertama Spanyol Di Piala Dunia

Spanyol, negara yang dijuluki El Matador memiliki segudang pemain bintang dan bakat luar biasa, soal prestasi..? Meski selalu dihiasi bakat-bakat hebat, Spanyol bukanlah tim yang berprestasi istimewa di Piala Dunia. Baru di Piala Dunia 2010 ini Espana berhasil melaju ke partai puncak. Sekaligus menjadikan Final pertama Spanyol di Piala Dunia dan mencetak sejarah baru bagi bagi Spanyol. Spanyol melaju ke babak Final setelah mengalahkan Jerman dengan skor 1-0, goal dicetak oleh Carles Puyol dimenit ke-73.

Spanyol membuka peluang untuk membuat sejarah lebih besar dengan menjadi juara dunia untuk pertama kalinya. Di final 11 Juli mendatang, Spanyol akan menghadapi Belanda yang menyingkirkan Uruguay di semifinal.  Keberhasilan menjejak partai final untuk meladeni Belanda sangat layak disambut gembira oleh Spanyol. Sebab, dari sejak pertama kali ikut Piala Dunia 1934, inilah prestasi terbaik La Furia Roja.

Prestasi terbaik Spanyol sebelum ini hanyalah menjadi tim peringkat keempat di Piala Dunia 1950. Namun saat itu tidak ada semifinal dan final seperti yang kita kenal saat ini, hanya ada pertarungan round robin antara empat tim: Uruguay, Brasil, Swedia dan Spanyol. Setelah tahun 1950, Spanyol malah hancur-hancuran dengan tidak lolos ke putaran final 1954 dan 1958; juga di Piala Dunia 1970 dan 1974. Selain itu, Spanyol lolos tapi maksimal mentok di perempatfinal.Spanyol tiga kali lolos ke delapan besar, yakni tahun 1986 di Meksiko, 1994 di Amerika Serikat dan tahun 2002 di Korea Selatan/Jepang.

Namun grafik prestasi Spanyol mulai meningkat sejak menjuarai Piala Eropa 2008. Dengan para pemain-pemain kelas satu, akhirnya si Matador berhasil menjejak finalnya yang pertama. Final Piala Dunia ini memang penuh sensasi dan sejarah. Siapapun pemenang dalam laga final nanti akan mencatatkan sejarah baru karena Spanyol dan belanda belum pernah merasakan menjadi jawara selama Ajang Piala Dunia berlangsung.
Read More...

Wednesday, July 07, 2010

Gurita Paul Sang Peramal

Paul adalah gurita "Sang Peramal" di Sea Life Aquarium di Oberhausen yang selalu diminta untuk memberikan prediksinya setiap pertandingan Jerman di Piala Dunia 2010,  Paul Gurita mendadak menjadi selebriti internasional setelah ia memilih secara akurat seluruh pemenang pertandingan Piala Dunia di mana Jerman bermain. Jelang pertandingan Semifinal antara Jerman vs Spanyol,  gurita Paul meramal Der Panzer bakal rontok di tangan Matador.  Rakyat Jerman merasa syok setelah gurita "Sang Peramal"   memilih Spanyol sebagai pemenang semifinal Piala Dunia,  Apakah ramalan ini akan meleset seperti ramalan Paul saat final Piala Eropa 2008?

 

Total ada lima pertandingan yang diramal Paul – tiga kali pertandingan Jerman di babak penyisihan grup, satu kali pertandingan perdelapan final Jerman, dan satu kali pertandingan perempat final Jerman. Semua ramalan tersebut tepat dan belum pernah ada yang meleset. 

Saking terkenalnya Paul, dua saluran televisi nasional Jerman bahkan menyela program reguler mereka hanya untuk meliput aksi ramal-meramal Paul secara langsung. Seruan kekecewaan langsung terlontar di seluruh Jerman setelah Paul mendekati kotak transparan yang di dalamnya terpasang bendera Spanyol, dan menaruh tentakel-tentakelnya di atas kotak tersebut. Masyarakat Jerman yang umumnya jauh dari hal-hal bersifat takhayul, akhir-akhir ini memang tiba-tiba percaya kepada kekuatan ‘supranatural’ yang dimiliki Paul.

Gurita adalah hewan yang dipercaya paling cerdas dari semua invertebrata. Namun kecerdasan Paul kali ini cukup membuat rakyat Jerman kalang-kabut dan was-was.

Rakyat Jerman kemudian berupaya menghibur diri. Mereka berharap Paul melakukan kesalahan seperti yang dilakukannya pada pertandingan Euro 2008. Saat itu, dari lima pertandingan yang dilalui Jerman di Liga Eropa 2008, Paul membuat satu kali kesalahan ramal.  Anehnya, kesalahan itu juga melibatkan Spanyol. Paul ketika itu memilih Jerman sebagai pemenang final Euro 2008. Tapi justru Spanyol yang menang 1-0 atas Jerman.

Itulah satu-satunya kesalahan ramal paul sepanjang turnamen Euro 2008. Kini rakyat Jerman berharap Paul melakukan satu kesalahan yang sama seperti yang diperbuatnya pada final Euro 2008. Bila dulu Paul memilih Jerman, tapi malah Spanyol yang menang. Maka kini mereka berharap hal sebaliknya terjadi.  
Apapun itu, aksi meramal Paul memecahkan rekor pengunjung di Sea Life. Ribuan orang mengunjungi Sea Life untuk melihat Paul. Kehadiran jurnalis yang meliput aksi Paul pun menembus rekor. 

Namun sekali lagi semua itu hanya ramalan, hasil pasti akan tersaji saat laga Spanyol VS Jerman berlangsung.

Read More...

Arti Kode NC1253HZ6 dari Deddy Corbuzier

MENTALIS kenamaan Tanah Air Deddy Corbuzier mencoba meramal hasil akhir Piala Dunia 2010. Dia memasukkan prediksinya tersebut dalam kotak tersegel pada 11 Juni lalu dan baru akan dibuka pada final 11 Juli mendatang.

Deddy sama sekali tidak membeberkan pilihan. Dia hanya memberikan dua petunjuk: tim yang menjadi pemenang turnamen empat tahunan ini berasal dari negara beriklim dingin dan NC1253HZ6 . Apa yang terjadi kemudian bisa ditebak. Berbagai orang mencoba membongkar kode tersebut. Ada yang menyatakan Deddy menjagokan Ghana, berdasar koordinat geografis yang ada di sandi itu.

Tapi, Ghana tidak dingin.Yang lain menyatakan Argentina dan Inggris memakai metodemetode lain. Namun, jawaban kode pecahan mereka terbukti tidak tepat seiring terhentinya langkah mereka di babak-babak awal. Maka, yang tersisa adalah Jerman, yang kebetulan paling banyak mendapat persetujuan banyak orang di forumforum dunia maya. N bermakna north, yaitu utara, C mewakili christianity, agama yang dipeluk mayoritas penduduknya. Angka 1253 menunjukkan letak negara.

Karena di utara, derajat disesuaikan dengan garis lintang utara, yakni 52, -31. Sementara H merupakan mantan Presiden Jerman Horst Koehler, Z yaitu zuruecktreten yang berarti mengundurkan diri, dan 6 periode waktu. Jika dibaca, Horst Koehler meninggalkan posisinya setelah enam tahun menjabat. Koehler memang baru saja lengser per 31 Mei lalu setelah berkuasa pada 2004. Semua kode ini bercirikan Jerman.

Alhasil, aksi pasukan Joachim Loew saat menghadapi Spanyol pada semifinal di Stadion Moses Mabhida, hari ini, akan diperhatikan benar oleh penikmat sulap Deddy. Maka, jika Bastian Schweinsteiger dkk digdaya, kemungkinan NC1253HZ6 merepresentasikan Jerman sangat besar. Tapi, tetap tidak semua orang percaya. Banyak yang yakin Deddy melakukan trik dengan menciptakan kode spesial.

Para skeptis ini melihat Deddy menciptakan kode yang sebenarnya dapat mewakili 32 negara kontestan Piala Dunia. Artinya, dia akan tetap benar siapa pun sang pemenang nanti. Deddy tinggal memilih pembacaan sandi yang digunakan. Sebab, menurut mereka, tidak ada yang tahu masa depan selain Yang Maha Kuasa. Terlepas apakah jawaban sebenarnya kode NC1253HZ6 , aksi Deddy menebak juara Piala Dunia menunjukkan betapa hiburan makin tidak bisa dilepaskan dari sepak bola. Namun apapun prediksi orang bola itu bundar, semua bisa terjadi. Sudah banyak peramal dan pengamat baik didalam maupun luar negeri yang melenceng prediksinya. Kita liat 12 Juli nanti siapakah yang akan keluar menjadi Juara dunia.
Read More...

Sunday, July 04, 2010

Daftar Juara Piala Dunia

       Piala Dunia adalah turnament terbesar yang berlangsung sejak tahun 1930 dan sudah berlangsung sebanyak 19 kali. kejuaraan yang dimulai di uruguay. Telah memberikan banyak peristiwa dan tragedi yang menarik, tim kejutan, idola baru bintang lapangan hijau dan masih banyak lagi.
berikut adalah daftar juara piala dunia:
  1. PD-1, Uruguay 1930 Juara Uruguay.
  2. PD-2, Italia 1934 juara Italia.
  3. PD-3, Prancis 1938 juara Italia.
  4. PD-4, Brasil 1950 juara Uruguay.
  5. PD-5, Swiss 1954 juara Jerman.
  6. PD-6, Swedia 1958 juara Brasil.
  7. PD-7, Cili 1962 juara Brasil.
  8. PD-8, Inggris 1966 juara Inggris.
  9. PD-9, Meksiko 1970 juara Brasil.
  10. PD-10, Jerman 1974 juara Jerman
  11. PD-11, Argentina 1978 juara Argentina.
  12. PD-12, Spanyol 1982 juara Italia.
  13. PD-13, Meksiko 1986 juara Argentina.
  14. PD-14, Italia 1990 juara Jerman.
  15. PD-15, Amerika Serikat 1994 juara Brasil.
  16. PD-16, Prancis 1998 juara Prancis.
  17. PD-17, Korea Selatan-Jepang 2002 juara Brasil.
  18. PD-18, Jerman 2006 juara Italia.
  19. PD-19, Afrika Selatan 2010 Juara...????
        Kita pasti bertanya dan berharap apakah tim jagoan kita bisa menjadi juara di Piala Dunia Afsel 2010. Sampai saat ini ada sudah ada 4 Semifinalis yang akan bertanding untuk memperebutkan 2 tiket ke babak Grand Final. Kita wajib menunggu siapakah juaranya, apakah Spanyol, Jerman, Uruguay, Belanda. Spanyol adalah 2 tim yang belum merasakan manisnya menjadi juara Piala Dunia sementara Uruguay sadah 2 kali merasakan 2 kali Piala Dunia, begitu juga dengan jerman yang sudah 3 kali menjadi juara dunia. Apakah prediksi Anda ?
Read More...

Sunday, June 27, 2010

Keluh Kesah Piala Dunia

Piala Dunia 2010 Afrika Selatan bagi saya adalah piala dunia yang sangat membosankan di era sepakbola modern ini, Pertama, liat lah permainan tim2 besar serta sangat sering tim di Piala Dunia 2010 ini menerapkan negatif football dmana kebanyakan tim selalu bermain bertahan dan hanya mengandalkan serangan balik. Mungkin ini strategi yang jitu tapi bagi penonton ini adalah hal yang sangat membosankan karena sedikit sekali goal yang terjadi. Ada yang menganggap level tim Piala Dunia 2010 sudah merata tapi bagi saya bukan level tim yang merata tapi hanyalah beradu pertahanan dan bermain dengan banyak bek. Kedua, sebelum PD berlangsung sudah banyak kontroversi seperti banyak pemain yang memprotes bola Jabulani dan setelah PD berlangsung Vuvuzela juga menjadi kontroversi karena dianggap mengganggu konsentrasi dan komunikasi antar pemain. Wasit juga kontroversi sudah berapa wasit yang dipulangkan kenegaranya. tapi itulah sepakbola semua pasti ada kontroversi. Kita tunggu siapa juaranya.. Read More...

Wednesday, June 23, 2010

Timnas Perancis Amburadul

Timnas perancis mengalami nasib yang buruk pada piala dunia afsel 2010 sampai2 presiden mereka Turun Tangan. Kisruh di tubuh timnas Prancis sampai juga ke telinga Presiden Nicolas Sarkozy. Sang presiden pun turun tangan melalui menteri olahraganya.

Keadaan di dalam skuad Les Bleus kian tak kondusif. Setelah Nicolas Anelka dipulangkan, kini Patrice Erva berseteru dengan staf kepelatihan dan direktur teknik Les Bleus mengundurkan diri. Anelka secara mengejutkan dikeluarkan dari tim karena diberitakan memaki Raymond Damonech saat laga Prancis kontra Meksiko. Meski dalam perkembangannya Anelka menolak meminta maaf karena tak merasa melakukannya. Lalu, Evra diberitakan terlibat cekcok dengan pelatih kebugaran Robert Duverne saat melakoni sesi latihan Minggu (20/6). Perselisihan keduanya langsung dihentikan Domenech dan Duverne yang kadung kesal berlalu.

Melihat insiden itu para pemain pun menghentikan sesi latihan itu dan masuk ke dalam bus. Kekisruhan yang terjadi itu pun membuat Jean-Louis Valentin yang menduduki jabatan direktur teknik FFF (Federasi Sepakbola Prancis) pun langsung menyatakan pengunduran dirinya. Sungguh bukan cerita yang menyenangkan, apalagi mengingat Prancis tengah berada di ujung tanduk. Mereka terancam tak lolos ke perdelapanfinal karena baru mengumpulkan satu poin dari dua laga di Grup A.

Wajar jika kemudian Sarkozy turun tangan. Melalui Menteri Olahraga Roselyne Bachelot ia meminta masalah tersebut segara diselesaikan. "Beliau (Sarkozy) sama seperti saya, kami memahami kecewaan masyarakat Prancis dan meminta tanggung jawab dari masalah ini," ujar Bachelot di Reuters.

"Sekarang memang bukan saatnya untuk memberikan sanksi, tapi hal itu akan segera diberikan," tukasnya.

Kritik serupa juga datang dari Menteri Ekonomi Christine Lagarde, yang sebelumnya dikenal sebagai atlet renang nasional. "Saya terkejut karena saya pernah mengenakan warna nasional Prancis seperti yang Anda tahu," ucapnya.

"Dan ketika Anda mengenakan kostum nasional, Anda harus memiliki tanggung jawab," tandasnya.
Prancis melakuan perombakan besar dalam menentukan skuad melawan Afrika Selatan malam ini. Patrive Evra dicopot sebagai kapten dan jabatan itu diserahkan kepada Alou Diarra. Apa lagi?

Evra dinilai tidak layak sebagai kapten menyusul perseteruannya dengan pelatih kebugaran Robert Duverne. Kejadian berlangsung saat melakoni latihan Minggu (20/6). Perselisihan keduanya langsung dihentikan pelatih Raymond Domenech. semua kejadian itu diperparah dengan tersingkirnya perancis di Afsel dengan hanya mengantongi nilai 1 dan mencetak 1 gol, sungguh pukulan berat bagi pendukung les blues. Read More...

Monday, June 21, 2010

Vuvuzela

Vuvuzela, ada juga yang menyebutnya Fufuzela, adalah sejenis terompet berukuran sepanjang kira-kira 65 cm. Umumnya digunakan oleh para penggemar pertandingan sepak bola di Afrika. Bagi penikmat Piala Dunia 2010 baik yang menonton langsung di stadion dan TV tentu sudah tidak asing lagi dengan bunyi terompet yang terdengar kencang. Bunyi terompet yang terdengar keras itu adalah vuvuzela.

Vuvuzela kini menjadi perbincangan kembali dan sedang menjadi sorotan. Pasalnya, banyak para pemain yang mengaku tidak bisa konsentrasi karena kerasnya bunyi vuvuzela. Sehingga, para pemain mengaku tidak bisa berkomunikasi saat di lapangan. Kritik tidak datang dari pemain. Perusahaan yang mempunyai hak siar juga mengeluhkan kerasnya suara vuvuzela sehingga hampir 'menenggelamkan' suara komentator bola.

Namun itulah sepakbola, tidak tidak sepenuhnya menganggap vuvuzela menjadi pengganggu karena disetiap negara pasti memiliki ciri khas suporter tak terkecuali vuvuzela... Read More...

Tim Unggulan

Piala dunia 2010 menjadi ajang paling bergengsi tahun ini, dmn 32 negara bertanding untuk memperebutkan gelar juara dunia. 8 tim unggulan belum mampu menunjukkan penampilan terbaiknya dan hanya mampu meraih hasil imbang bahkan kalah lawan tim2 underdog. Seperti Spanyol dan jerman yang kalah oleh swis dan serbia, padahal secara kualitas tim lebih unggul dan bermain cantik dan menghibur tapi inilah sepakbola yang selalu menyajikan kejutan. di piala dunia kali ini sangat sulit untuk menentukkan pemenang dalam setiap laga, karena tim semacam aljazair, serbia, selandia baru dan swiss pun mampu mengimbangi tim2 besar. memang piala dunia kali ini kurang begitu menghibur karena kebanyak tim bermain bertahan sehingga sedikit goal, juga banyak pemain yang mengeluhkan bola Jabulani. Namun terlepas dari semua itu banyak juga yang mengatakan bahwa jabulani adalah bola terbulat yang pernah ada, bukan masalah bola tapi kontribusi pemain buat bangsanya. Liat lah pemain2 yang bersinar untuk club tapi mereka belum mampu menunjukkan penampilan terbaiknya bersama timnas. Bagi bursa taruhan ini mungkin bukan hal yang enak bagi mereka karena sangat sulit menebak pemenang. Kita liat gmna kelanjutan dari piala dunia ini apakah banyak tim2 besar yang angkat koper terlebih dahulu di Afrika Selatan ini. kita tunggu aksinya Read More...

Wednesday, June 16, 2010

Jabulani

Bola resmi yang akan digunakan dalam perhelatan akbar sepak bola Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan nanti akan diberi nama, Jabulani. Mungkin nama ini terdengar cukup unik, akan tetapi di Afrika sediri Jabulani mempunyai arti yang sangat bagus "Pemberi kebahagiaan bagi semua".

Adidas sebagai produsen Jabulani, bola resmi Piala Dunia 2010 ini mengklaim bahwa putaran yang dihasilkan bola sepak ini adalah yang tercepat sampai dengan saat ini. Hal ini disebabkan karena Jabulani hanya memiliki delapan bidang panel kulit untuk meminimalisir hambatan di udara dan perubahan arah ketika melaju kencang.

Disamping design bola yang kurang lazim, penampilan bola sepak ini tidak hanya mengandalkan hitam dan biru sebagai perpaduan putih sebagai warna dasar bola. Meskipun sekilas Jabulani hanya terlihat sebgai bola berdasar putih dengan perpaduan hitam bergaris kuning, ternyata total warna yang tampil menghiasi permukaan bola ini tercatat memiliki 11 warna. Jumlah sebelas tentunya identik dengan pemain sepak bola. Tapi bukan hanya itu, sebelas juga merupakan jumlah bahasa dan sebelas komunitas di Afsel.

Jabulani, bola resmi Piala Dunia 2010 yang sarat akan makna ini mampu diwujudkan oleh Adidas, official match balls Piala Dunia sejak 1970, dengan baik. Sehingga bukan saja mampu meningkatkan performance bola tapi juga merefleksikan citra tuan rumah.Afsel. Sejumlah pemain kini terang-terangan mengecam bola keluaran Adidas tersebut. Standar tinggi yang digembor-gemborkan sejak launching, ternyata jauh dari harapan. Kualitas bola ini bahkan disebut-sebut lebih buruk dari bola edisi Piala Dunia sebelumnya. Bahkan, ada yang berani menyamakannya dengan bola murahan yang dijual di supermarket!

Namun seiring dengan berjalannya piala dunia, jabulani menjadi kontroversi bagi beberapa pemain. Jika awalnya hanya kiper yang mengeluh sulit mengendalikan bola "liar" ini, kini giliran striker, defender, hingga para gelandang. Keluhan mereka seolah tidak menggambarkan asal nama Jabulani sebenarnya. Kata ini diambil dari bahasa Zulu yang berarti "perayaan." Kenyataannya, justru banyak pemain yang tak gembira menerima bola mutakhir ini.

Luis Fabiano menganggap jabulani memiliki supernatural sedangkan Rekan setim Fabiano, kiper Julio Cesar bahkan menyebut Jabulani bola yang mengerikan. Bisa dibandingkan dengan kualitas bola plastik yang dijual di pasaran. Striker Italia, Giampaolo Pazzini juga menyebutnya sangat buruk.

Adidas sendiri belum memberi tanggapan soal munculnya keluhan terhadap kualitas Jabulani. Namun, seperti peluncuran bola-bola sebelumnya, kontroversi memang sering terdengar. Ini berkaitan dengan perkenalan teknologi baru pada bola tersebut.

Adidas menyebut Jabulani adalah bagian dari perubahan radikal di sepak bola. Sebuah bola yang bisa digunakan dengan nyaman dalam kondisi apapun. Buktinya, saat launching pada Desember tahun lalu, sejumlah pemain mengaku sangat nyaman memakainya. Kaka, Michael Ballack, Petr Cech, dan Frank Lampard adalah sebagian bintang yang memuji coba tersebut.

Sebelum meluncurkan Jabulani, Adidas sudah melakukan penelitian di ketinggian sebagai besar wilayah Afrika Selatan seperti Johannesburg dan beberapa kota lain. Hasil riset Adidas menyebutkan, kecepatan bola ini bertambah 5 persen dibanding bola lain saat digunakan di tempat tersebut. Artinya, untuk sebuah tendangan bebas dari jarak 20 meter, bola akan melaju lebih cepat lima persen.

Apapun kontroversi seputar Jabulani, pembuktiannya akan tersaji saat kick off Piala Dunia, 11 Juni mendatang antara Afrika Selatan dengan Meksiko. Lagi pula, jika banyak gol di Piala Dunia nanti, penonton akan lebih terhibur. Mungkin ini salah satu pertimbangan Adidas. Kita nantikan saja.
Read More...

Thursday, May 27, 2010

Arema Juara ISL

Untuk pertama kalinya Arema Indonesia Juara ISL 2009/2010, sebuah perjuangan dan pengorbanan yang panjang berbuah hasil yang maksimal. sebuah anugrah Tuhan yang Maha Esa yang melimpahkan rizki bagi Arema Indonesia. Arema Indonesia mengunci juara di pekanbaru setelah menahan imbang PSPS dengan skor 1-1 gol Arema dicetak oleh Noh Alam Shah menit ke 42, goal PSPS dcetak oleh Dzumafo 46(Penalti),Dengan hasil tersebut, Arema mengumpulkan nilai 70 dengan sisa satu pertandingan. Di bawahnya, Persipura hanya mengantongi nilai 66. Dengan satu pertandingan tersisa, sudah tak mungkin buat Persipura mengejar Arema.




Arema langsung mendapat replika trofi dipekanbaru,tepatnya di Hotel Jatra. Karena khawatir terjadi keributan maka penyerahkan replika trofi ISL dilakukan di Hotel Jatra, tempat pemain Arema menginap. Meski demikian, kubu Arema tetap bersuka cita merayakan gelar juara yang mereka raih. Catatan pertandingan yang dijalani Arema hingga saat ini adalah mendapat 22 kemenangan, 4 hasil seri dan tujuh kali kalah. Meski masih menyisakan satu laga lagi menghadapi Persija Jakarta pada 30 Mei nanti namun hal itu tidak lagi mempengaruhi gelar juara yang sudah digenggam Arema. Pertandingan berlangsung panas. Pada menit ke-70, terjadi ke­te­gangan antar pemain dua tim. Itu berawal da­ri pelanggaran yang dilakukan bek PSPS Dedi Gusmawan kepada Noh Alam Shah. Melihat kejadian tersebut, gelandang Arema M. Ridhuan mendatangi Dedi. Keributan pun tak terhindarkan. Karena insiden ter­se­but, Dedi menderita luka di leher. Kejadian itu menyulut reaksi pemain lain dan ofisial dua tim.

Penonton terpancing. Mereka melempari bench Arema. Bahkan, pagar pembatas sempat dijebol penonton yang merangsek ke lapangan. Karena suasana semakin panas, pertandingan terhenti selama sekitar sepuluh menit. Namun semua itu tidak menghalangi arema indonesia menjadi juara, suatu sejarah yang menjadi kebanggaan warga Malang dan Indonesia. Sebuah tim yang tidak banyak diperhitungkan di awal musim bisa mengejutkan dengan menjadi juara ISL, semua itu berkat anugrah Tuhan dan konsistensi permainan Arema, menneer Robert yang mampu mengkombinasikan pemain lokal dan Asing serta pemain-pemain muda akademi Arema jangan lupa yang paling fantastik adalah para Aremania dan Aremanita yang selalu mendukung Arema dengan punuh semangat dan loyalitas tanpa batas. Sungguh sebuah prestasi yang sangat membanggakan. Aremania pun langsung berpesta dengan melakukan konvoi keliling kota malang, sang pendiri Arema Acub Zaenal pun menangis bangga akan prestasi yang telah ditorehkan Arema Indonesia. Selamat buat Arema Indonesia.. Salam Satu Jiwa Arema Indonesia..
Read More...

Sunday, May 23, 2010

Andre Wetsel

Indonesia, sepatutnya merasa bangga. Sumber daya manusianya boleh dikata cukup berkualitas. Bahkan beberapa diantaranya juga bersinar di negeri asing, tak terkecuali cabang olahraga sepakbola.
Di liga Belanda atau yang lebih dikenal dengan sebutan Eredivisie, musim kompetisi 2007/2008, menghadirkan sosok figur pelatih klub yang berdarah Surabaya.

Siapakah dia ?

Namanya Andre Wetsel. Beliau dilahirkan di kota buaya, Surabaya, 56 tahun silam. Saat ini dirinya menjabat sebagai pelatih kepala di klub VVV-Venlo. Klub ini memang tidak cukup terkenal, bahkan masuk dalam klub kecil di Belanda.

Namun hebatnya, sentuhan tangan dingin Wetsel berhasil membawa VVV-Venlo untuk pertama kalinya dalam 13 tahun terakhir, lolos ke divisi utama Eredivisie. Bahkan dari serentetan pertandingan yang sudah dilakoninya musim ini, The Big Three (PSV, Ajax dan Feyenoord), berhasil ditahan imbang dengan skor 1-1,2-2, dan 0-0.
Sekilas penampilannya mengingatkan kita kepada mantan Mendikbud RI beberapa tahun silam, Alm. Bapak Fuad Hasan. Andre Wetsel di masa mudanya, pernah bermain untuk HFC Haarlem, FC Amsterdam dan FC Den Haag. Karirnya sebagai pemain boleh dibilang tidak cukup sukses. Peruntungannya berbalik, ketika dirinya menjadi pelatih di FC Den Haag dan FC Den Bosch. KNVB pun kesengsem atas hasil polesannya, dan kemudian memboyongnya untuk menukangi “Jong Oranye” U-19, sebagai asisten pelatih.


VVV-Venlo, mengambil pilihan yang tepat kepada dirinya. Terbukti semenjak 2 periode (2005/2006-2006/2007), grafik peningkatan permainan, membawa klub tersebut ke kasta tertinggi Liga Sepakbola Belanda.
Referensi:http://blog-artikel-menarik.blogspot.com/2009/02/inilah-pelatih-eropa-asal-indonesia.html
Read More...